Bungkam Soal Diktator Belarusia, Biden Caci Maki Trump

Sabtu, 26 September 2020 - 10:44 WIB
loading...
A A A
Lukashenko tiba-tiba dilantik pada hari Rabu dalam apa yang disebut Biden sebagai "upacara palsu," pada hari yang sama ketika berita AS didominasi oleh Trump yang menolak untuk berkomitmen pada transfer kekuasaan secara damai jika dia kalah dalam upayanya agar terpilih kembali melawan Biden pada 3 November mendatang.(Baca juga: Lukashenko Tiba-tiba Dilantik, Oposisi Belarusia Semakin Marah )

"Seorang presiden bersembunyi dalam ketakutan dari warganya sendiri, menolak untuk menerima keinginan rakyat adalah tanda otokrat yang lemah, tidak sah, bukan pemimpin yang kuat," kata Biden dalam pernyataannya.

Biden sendiri berjanji untuk mempertahankan nilai-nilai demokrasi dan berdiri bersama mereka yang berbagi nilai-nilai itu dalam pernyataannya tetapi tidak merinci langkah-langkah kebijakan yang akan diambil pemerintahannya melawan Belarusia.

Trump dan Biden akan bertemu untuk debat pertama mereka pada hari Selasa. Topiknya mencakup "ras dan kekerasan di kota-kota kami," kata penyelenggara.(Baca juga: Biden Kritik Kebijakan Ekonomi Trump, 4 Negara Bagian AS Mulai Pemilu )

Keduanya berselisih mengenai apakah demonstrasi massa di AS atas kekerasan polisi terhadap orang kulit hitam sebagian besar berlangsung damai atau apakah mereka perlu bertemu dengan kekuatan militer. Trump menyebut dirinya sebagai presiden yang tertib hukum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Sultan Brunei Rombak...
Sultan Brunei Rombak Kabinet, Angkat Putranya Pangeran Abdul Mateen Jadi Menlu
Rekomendasi
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Berita Terkini
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved