Raja Salman: Hizbullah Telah Menghancurkan Lebanon, Harus Dilucuti

Kamis, 24 September 2020 - 09:39 WIB
loading...
A A A
Raja Salman juga mengkritik Iran karena menolak peluang untuk perdamaian. Dia mengatakan Teheran berkali-kali menggunakan jaringan terorisnya untuk mengintensifkan kegiatan ekspansionisnya dan mengguncang beberapa negara di kawasan itu, termasuk Arab Saudi, Yaman dan Lebanon.

"Kerajaan (Arab Saudi) tidak akan ragu-ragu untuk mempertahankan keamanan nasionalnya, juga tidak akan meninggalkan saudara-saudaranya di Yaman sampai mereka mendapatkan kembali kedaulatan dan kemerdekaan penuh dari hegemoni Iran," ujar Raja Salman.

Sedangkan untuk konflik Arab-Israel, Raja Salman menyuarakan dukungan Arab Saudi atas segala upaya untuk memajukan proses perdamaian. (Baca juga: Raja Salman kepada Trump: Saudi Bersedia Capai Solusi Permanen untuk Palestina )“Perdamaian di Timur Tengah adalah pilihan strategis kami,” ucapnya.

"Solusi yang adil harus dicapai di mana rakyat Palestina memiliki negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya," tegas Raja Salman.

Meski demikian, kata Raja Salman, Arab Saudi mendukung upaya pemerintahan Trump untuk mencapai perdamaian di Timur Tengah dan membawa kembali Palestina dan Israel ke meja perundingan.(Baca juga: Israel Ucapkan Selamat Hari Nasional Ke-90 Arab Saudi )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved