Seorang Perempuan Muda Arab Saudi Diperkosa dan Dibunuh Secara Brutal

Rabu, 23 September 2020 - 13:54 WIB
loading...
Seorang Perempuan Muda...
Ilustrasi korban pembunuhan. Foto/SINDOnews.com
A A A
HAIL - Seorang perempuan muda diculik, diperkosa dan dibunuh secara brutal. Ibu korban melalui video di media sosial minta tolong Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammad bin Salman untuk membentuk komite untuk menyelidiki pembunuhan putrinya.

Dua pria telah ditangkap atas dugaan terlibat penculikan, pemerkosaan, dan pembunuhan terhadap korban. Korban hilang dari rumah keluarganya di kota Hail pada 3 September 2020. (Baca juga : Jaksa Pinangki Didakwa Terima USD500 Ribu dari Djoko Tjandra )

Polisi wilayah Hail mendapat laporan untuk datang ke sebuah rumah tradisional di Hail, barat laut Arab Saudi, tempat Latifa Mohammed Al Enazi yang berusia 19 tahun ditemukan tewas. Rumah itu milik salah satu tersangka. (Baca: 6 Pria Perkosa Wanita India, Paksa Keponakan Korban Melakukannya Juga untuk Direkam )

"Polisi, ambulans dan ahli forensik bergegas ke tempat kejadian di mana perempuan itu ditemukan tewas, dengan darah dan memar di sekujur tubuhnya," kata juru bicara Media untuk Polisi Hail, Kapten Tariq Al Nassar, seperti dikutip Gulf News, Rabu (23/9/2020). (Baca juga : Jalur KA Bogor-Bandung Hidupkan Kembali Kantong-kantong Ekonomi Baru )

Keluarga korban yang berduka memohon bantuan publik untuk menemukannya ketika korban menghilang awal bulan ini, karena dia sakit parah akibat kanker.

Segera setelah petugas mengumumkan berita kematian tersebut, Ibu korban muncul dalam sebuah video di media sosial yang meminta tolong kepada Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud, Putra Mahkota Mohammed Bin Salman dan Pangeran dari Hail untuk membentuk komite guna menyelidiki pembunuhan putrinya. Media lokal menjuluki korban sebagai "Hail Missing Woman"

"Saya memohon kepada Raja Salman bin Abdulaziz, Putra Mahkota dan Pangeran dari Hail, saya ibu dari Latifa Mohammed Al Enazi, yang dibunuh di Hail. Putri saya diculik, diperkosa dan dibunuh, saya ingin pembunuhnya diadili dan dibawa ke pengadilan," kata Ibu korban. (Baca juga: Wanita Ini Diperkosa Beberapa Pria di Depan Suaminya yang Disandera )

Dia menuduh polisi wilayah Hail menutupi kejahatan tersebut karena mereka termasuk suku yang sama dengan pembunuhnya. Lantaran hal itulah, dia menuntut penyelidikan oleh komite independen.

Petugas dan pakar yang memeriksa tempat kejadian perkara menemukan bekas luka di tubuh korban, yang menunjukkan bahwa dia diserang secara brutal. Investigasi masih dilakukan terhadap para tersangka, yang diyakini berusia 30-an tahun.

"Pihak berwenang yang berkompeten pada hari Minggu menangkap dua pria Saudi, berusia 30-an tahun, segera setelah menerima laporan tentang keberadaan seorang perempuan muda, yang sedang koma, dengan bekas darah dan luka di sekujur tubuhnya, di rumah adat milik salah satu tersangka," katan Kapten Al Nassar.

Menurutnya, pakar kedokteran forensik yang memeriksa perempuan muda itu menemukan dia sudah meninggal, dengan bukti bahwa telah terjadi kejahatan.

Tindakan hukum telah diambil untuk membawa para tersangka ke pengadilan. Para tersangka telah ditahan untuk menunggu penyelidikan dan persidangan lebih lanjut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Berita Terkini
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved