Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:25 WIB
loading...
A A A
Ambulans dipanggil, katanya, tetapi majikan mengirim wanita itu ke rumah sakit sendirian.

Dalam kasus lain, seorang karyawan Palestina yang hamil diberhentikan tanpa izin yang diwajibkan secara hukum.

Undang-Undang Negara-Bangsa yang kontroversial telah disahkan, yang menyatakan bahasa Ibrani sebagai satu-satunya bahasa resmi negara sambil menurunkan status bahasa Arab menjadi bahasa dengan "status khusus".

Meskipun undang-undang tersebut mempertahankan penggunaan praktis bahasa Arab dalam layanan pemerintah, pendidikan, dan papan nama publik, warga Palestina mengatakan tekanan terhadap ekspresi identitas mereka telah meningkat sejak saat itu.

Menurut Zoabi, tantangan dari sudut pandang hukum seringkali bukan mengakui diskriminasi tetapi membuktikan motif majikan sesuai standar yang dipersyaratkan oleh pengadilan.

Undang-Undang Kesempatan Kerja yang Setara Israel melarang diskriminasi berdasarkan alasan termasuk kewarganegaraan, ras, dan agama. Undang-undang tersebut tidak secara eksplisit menjamin hak tanpa batas untuk menggunakan bahasa apa pun di setiap tempat kerja.

Para ahli hukum mengatakan larangan menyeluruh terhadap bahasa Arab, khususnya dalam percakapan pribadi atau di mana bahasa Ibrani tidak diperlukan untuk pekerjaan tersebut, dapat dianggap sebagai diskriminasi yang melanggar hukum.

“Namun, perlindungan hukum formal tidak berarti banyak ketika penegakannya lambat, mahal, dan tidak pasti,” kata Zoabi.

“Ada kelonggaran terhadap kasus-kasus kami yang tidak dapat diabaikan sejak 7 Oktober,” tambahnya, seraya mengatakan bahwa klaim yang berpotensi bernilai puluhan ribu shekel seringkali berakhir dengan penyelesaian hanya sebagian kecil dari jumlah tersebut.

Risiko finansial tersebut membuat pekerja dan pengacara enggan untuk melanjutkan kasus, bahkan ketika karyawan yakin bahwa diskriminasi tersebut jelas.

Baik Salma maupun karyawan Good Pharm akhirnya membatalkan rencana untuk menuntut setelah diberi tahu bahwa kasus tersebut akan memakan waktu lama, mahal, dan sulit dibuktikan.

“Ketika saya berdiri di pengadilan, saya merasa saya adalah pengacara sekaligus klien,” kata Zoabi.

“Sebagai seorang wanita Palestina di Israel, saya juga mengalami rasisme ini.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Pendarahan Hebat, Wanita...
Pendarahan Hebat, Wanita Palestina Kehilangan Janin karena Tentara Israel Menahan Ambulans
Takut dengan Ancaman...
Takut dengan Ancaman Iran, Netanyahu Diam-diam Terbang ke AS Temui Trump
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Laporan Media: AS Rencanakan...
Laporan Media: AS Rencanakan Operasi Militer "Tercanggih" untuk Curi Stok Uranium Iran
Tentara AS Tewas dalam...
Tentara AS Tewas dalam Perang Iran Bertambah Jadi 18 Orang, 624 Luka
Rekomendasi
Anak Ari Lasso Lulus...
Anak Ari Lasso Lulus S1 dari LSE London: Papa Bangga Banget Be
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000, Kini Dibanderol Rp2,61 Juta per Gram
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia Selanjutnya di Piala AFF 2026 usai Bantai Kamboja 5-1
Berita Terkini
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved