Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Awal bulan ini, Hamas mengumumkan akan membubarkan pemerintahannya di Gaza dan menyerahkan kekuasaan kepada otoritas pemerintahan teknokrat Palestina yang baru bernama Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG).

Para analis mengatakan langkah Hamas kemungkinan dirancang untuk memberikan tekanan pada Israel dan menunjukkan komitmen kelompok tersebut untuk menyerahkan pemerintahan dan memungkinkan pembangunan kembali wilayah tersebut.

Program percontohan ini juga membayangkan masuknya NCAG untuk mengawasi urusan sipil di Gaza. Namun, menurut Haaretz, polisi Palestina yang menyertai mereka akan dilucuti senjata api, hanya diizinkan membawa "pentungan karet dan taser".

Sementara itu, persiapan di lapangan tampaknya berjalan maju untuk mengakomodasi arsitektur keamanan baru ini. Radio Angkatan Darat Israel baru-baru ini menyiarkan video yang menunjukkan pangkalan militer sedang dibangun di "zona aman Gaza" selatan dekat penyeberangan Karem Abu Salem (Kerem Shalom).

Stasiun tersebut melaporkan bahwa fasilitas yang luas ini dibangun khusus untuk menampung pasukan multinasional yang akan datang sebelum penempatan mereka.

Terlepas dari pembatasan ketat Israel, Nickolay Mladenov, perwakilan tinggi Dewan Perdamaian, menyambut baik keputusan kabinet Israel, memujinya sebagai "bagian penting dari kerangka kerja yang disepakati untuk menstabilkan Gaza, mendukung demiliterisasi, dan memungkinkan transisi menuju pemerintahan transisi Palestina yang efektif".

4. Ada Kebuntuan Politik

Untuk memahami waktu dan motivasi di balik keputusan tersebut, para ahli menunjuk pada kebuntuan diplomatik seputar inisiatif perdamaian yang dimediasi AS. Rencana Trump membayangkan pendekatan bertahap, yang dijembatani oleh penyerahan Gaza kepada komite teknokrat. Namun, kerangka kerja ini telah terhenti oleh penolakan Israel untuk mengaitkan gencatan senjata dengan situasi politik yang lebih luas dan penolakannya terhadap penarikan bertahap.

Afifa mengatakan bahwa "kegagalan" inisiatif unggulan pemerintahan AS telah membuat mereka "malu" karena proyek yang berulang kali disorot oleh Trump "sebagai pencapaian besar, menghasilkan nol".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
MUI Tegaskan Dukung...
MUI Tegaskan Dukung Kemerdekaan Palestina: Kita Menolak Terhadap Genosida dan Islamophobia
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar Dua Masjid di Tepi Barat, Tulis Grafiti 'Balas Dendam'
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Land Rover Discovery...
Land Rover Discovery Sport Resmi Disuntik Mati
AS-Iran Mendadak Gencatan...
AS-Iran Mendadak Gencatan Senjata, Harga Minyak Merosot Tajam hingga 5%
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Minta Kader Perindo Peka Kondisi Sosial, Singgung Kasus Pencuri Ayam Tewas di Bali
Berita Terkini
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Infografis
Zionis Israel Tak Bisa...
Zionis Israel Tak Bisa Hancurkan Hamas secara Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved