Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Jum'at, 24 Juli 2026 - 10:35 WIB
loading...
Spanyol menyatakan keadaan darurat nasional setelah beberapa kebakaran hutan semakin tak terkendali. Setidaknya sudah 10.000 orang di Madrid mengungsi. Foto/Azer News
A
A
A
MADRID - Pemerintah Spanyol pada Kamis malam mendeklarasikan keadaan darurat nasional di wilayah Madrid dan di provinsi Avila, dekat ibu kota, menyusul beberapa kebakaran hutan yang tak terkendali.
Langkah yang diumumkan oleh Kementerian Dalam Negeri ini bertujuan untuk mempercepat pengerahan sumber daya untuk memadamkan kebakaran.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Netanyahu Dukung Argentina karena Pro-Israel, tapi Justru Dikalahkan Spanyol
Di wilayah Madrid, kebakaran hutan telah memaksa evakuasi 10.000 orang, dan menempatkan penanganan krisis di tangan unit darurat militer.
Secara total, lebih dari 10.000 orang telah dievakuasi dalam beberapa hari terakhir dari seluruh wilayah Madrid, di mana beberapa kebakaran hutan terjadi secara bersamaan.
Otoritas Spanyol pada Kamis pagi mengirimkan pesan evakuasi kepada 3.500 orang di Aldea de Fresno, sekitar 60 kilometer dari Madrid.
Kebakaran yang terjadi kemarin di Avila menyebar di luar kendali dan penduduk di kota Burgohondo, El Tiemblo, dan Navaluenga telah diperintahkan untuk tetap berada di dalam rumah, menurut laporan media-media Spanyol yang dikutip AFP, Jumat (24/7/2026).
Selain itu, 1.500 orang telah dievakuasi dari kompleks wisata pedesaan dan perumahan di El Tiemblo karena penyebaran api yang cepat, menurut laporan surat kabar El Pais.
Kebakaran terbesar terjadi di sisi lain Madrid, di provinsi Guadalajara, sekitar 100 kilometer di utara ibu kota, dan telah menghancurkan 32.000 hektar sejak Kamis lalu.
“Pemerintah telah mengerahkan semua sumber daya yang tersedia untuk menghentikan kebakaran dahsyat yang saat ini melanda banyak wilayah: Avila, Leon, Toledo, Madrid, dan bagian lain Spanyol,” kata Perdana Menteri Pedro Sanchez di X, mendesak masyarakat untuk sangat berhati-hati dan mematuhi instruksi dari pihak berwenang.
Area hampir 125.000 hektare telah terbakar di Spanyol tahun ini dibandingkan dengan 393.000 hektare sepanjang tahun lalu, menurut Sistem Informasi Kebakaran Hutan Eropa (EFFIS).
Langkah yang diumumkan oleh Kementerian Dalam Negeri ini bertujuan untuk mempercepat pengerahan sumber daya untuk memadamkan kebakaran.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Netanyahu Dukung Argentina karena Pro-Israel, tapi Justru Dikalahkan Spanyol
Di wilayah Madrid, kebakaran hutan telah memaksa evakuasi 10.000 orang, dan menempatkan penanganan krisis di tangan unit darurat militer.
Secara total, lebih dari 10.000 orang telah dievakuasi dalam beberapa hari terakhir dari seluruh wilayah Madrid, di mana beberapa kebakaran hutan terjadi secara bersamaan.
Otoritas Spanyol pada Kamis pagi mengirimkan pesan evakuasi kepada 3.500 orang di Aldea de Fresno, sekitar 60 kilometer dari Madrid.
Kebakaran yang terjadi kemarin di Avila menyebar di luar kendali dan penduduk di kota Burgohondo, El Tiemblo, dan Navaluenga telah diperintahkan untuk tetap berada di dalam rumah, menurut laporan media-media Spanyol yang dikutip AFP, Jumat (24/7/2026).
Selain itu, 1.500 orang telah dievakuasi dari kompleks wisata pedesaan dan perumahan di El Tiemblo karena penyebaran api yang cepat, menurut laporan surat kabar El Pais.
Kebakaran terbesar terjadi di sisi lain Madrid, di provinsi Guadalajara, sekitar 100 kilometer di utara ibu kota, dan telah menghancurkan 32.000 hektar sejak Kamis lalu.
“Pemerintah telah mengerahkan semua sumber daya yang tersedia untuk menghentikan kebakaran dahsyat yang saat ini melanda banyak wilayah: Avila, Leon, Toledo, Madrid, dan bagian lain Spanyol,” kata Perdana Menteri Pedro Sanchez di X, mendesak masyarakat untuk sangat berhati-hati dan mematuhi instruksi dari pihak berwenang.
Area hampir 125.000 hektare telah terbakar di Spanyol tahun ini dibandingkan dengan 393.000 hektare sepanjang tahun lalu, menurut Sistem Informasi Kebakaran Hutan Eropa (EFFIS).
(mas)
Lihat Juga :