AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:27 WIB
loading...
A A A
Pakta tersebut tidak mencakup "standar emas" yang melarang Arab Saudi untuk memperkaya uranium dan memproses bahan bakar atom bekas—keduanya merupakan jalur yang memungkinkan untuk membuat material hulu ledak—atau "protokol tambahan" pengawasan internasional ekstra.

Kesepakatan tersebut memicu beberapa penentangan di Kongres, di mana para anggota sebelumnya telah menuntut pengamanan ketat pada setiap kesepakatan.

Mengapa Arab Saudi Inginkan Program Nuklir?


Sebagai pengekspor minyak terbesar di dunia, Arab Saudi mungkin tidak tampak sebagai kandidat yang jelas untuk tenaga nuklir, tetapi negara ini bertujuan untuk mengurangi emisi karbon dan membebaskan minyak mentah untuk diekspor di bawah rencana ekonomi Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Listrik Arab Saudi sebagian besar dihasilkan dengan membakar gas dan minyak. Energi nuklir dapat menggantikan sebagian dari kebutuhan tersebut, termasuk untuk desalinasi air dan pendingin udara yang membutuhkan banyak energi, sehingga memungkinkan kerajaan untuk menghasilkan lebih banyak uang dari penjualan minyak.

Namun, Arab Saudi juga mengatakan bahwa jika musuh lamanya, Iran, mengembangkan senjata nuklir, maka Riyadh harus mengikuti langkah tersebut—sebuah pernyataan yang tampaknya bertujuan untuk meningkatkan tekanan pada Teheran, tetapi juga memicu kekhawatiran tentang ambisi mereka sendiri.

"Perjanjian ini akan memicu perlombaan nuklir di kawasan tersebut, yang semakin mengurangi insentif bagi Iran untuk membatasi programnya sendiri," kata Senator Chris Murphy, seorang politisi Partau Demokrat, di X.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Nah, Diam-Diam Bahrain...
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Rekomendasi
Deretan Universitas...
Deretan Universitas di Spanyol yang Bisa Dituju dengan Beasiswa LPDP, Ada Kampus Pilihanmu?
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved