Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:34 WIB
loading...
A A A
Para anggota Kongres AS mengatakan Malaysia menerima bantuan keamanan, termasuk program Pendidikan dan Pelatihan Militer Internasional (Imet), yang mendanai pelatihan militer profesional AS untuk personel militer Malaysia.

Ancaman penangguhan bantuan oleh para politisi Amerika itu terjadi setelah Anwar, pada 15 Juli, mengatakan Malaysia akan mendeportasi warga negara Israel yang terbukti memiliki kewarganegaraan ganda dan tinggal di negara tersebut.

Ini sebagai tanggapan atas seruan pemerintah Johor agar pihak berwenang menyelidiki Network School, komunitas teknologi di Forest City, menyusul klaim bahwa warga negara Israel dengan kewarganegaraan ganda tinggal di daerah tersebut.

Anwar mengatakan para anggota parlemen AS menggunakan kesempatan ini untuk mengancam pemerintah Malaysia dan dirinya.

"Ternyata mereka sama sekali tidak mengikuti perkembangan di mana banyak negara melarangnya (warga negara Israel memasuki sejumlah negara) dan bahwa Malaysia telah melarangnya selama beberapa dekade," kata Anwar.

"Pertama, mereka harus memahami bahwa ini adalah negara merdeka dan berdaulat, dan penentangan kami terhadap Israel disebabkan oleh tirani mereka, penjajahan mereka, dan pembunuhan harian mereka," ujarnya.

Anwar juga bertanya bagaimana para anggota parlemen AS dapat menyangkal fakta dan tidak mengatakan apa pun tentang pembunuhan anak-anak, warga negara, dan perempuan, penghancuran rumah, dan pendudukan suatu negara.

“Malaysia adalah negara merdeka dan kami bebas menyuarakan pendapat kami. Oleh karena itu, meskipun hal itu tidak menghentikan mereka untuk membuat ancaman, saya akan dengan tegas membela hak-hak warga Malaysia dan keputusan yang dibuat oleh rakyat Malaysia untuk tetap teguh melarang kehadiran warga negara Israel di Malaysia,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Berita Terkini
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Infografis
Makin Banyak Pejabat...
Makin Banyak Pejabat AS Yakin Israel Tak akan Bisa Hancurkan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved