Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:25 WIB
loading...
Daftar Teroris Indonesia...
Ada beberapa teroris yang pernah diburu Interpol, salah satunya sekarang ditahan AS di penjara Guantanamo Bay. Foto/interpol.go.id
A A A
JAKARTA - Interpol (International Criminal Police Organization) memiliki peran penting dalam membantu penegakan hukum lintas negara, termasuk memburu buronan kasus terorisme yang melarikan diri ke luar negeri. Melalui mekanisme Red Notice, Interpol memfasilitasi kerja sama antarnegara untuk melacak dan menangkap tersangka maupun terpidana yang menjadi buronan internasional.

Dalam sejumlah kasus, aparat Indonesia bekerja sama dengan Interpol dan kepolisian negara lain untuk menangkap pelaku terorisme yang memiliki keterkaitan dengan jaringan internasional seperti Jemaah Islamiyah (JI) dan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Baca Juga: Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara

Daftar Teroris asal Indonesia yang Pernah Diburu Interpol


Berikut daftar teroris asal Indonesia yang pernah ditangkap melalui kerja sama internasional yang melibatkan Interpol.

1. Umar Patek

Umar Patek—sekarang sudah bebas dari penjara dan berstatus mantan terpidana teroris—merupakan salah satu anggota Jemaah Islamiyah yang menjadi buronan internasional setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam serangan Bom Bali I 2002 yang menewaskan 202 orang.

Setelah hampir satu dekade menjadi buronan, dia akhirnya ditangkap aparat Pakistan di Abbottabad pada Januari 2011. Penangkapannya dilakukan melalui koordinasi aparat Pakistan, Amerika Serikat, dan Interpol sebelum akhirnya diekstradisi ke Indonesia untuk menjalani proses hukum.

2. Dulmatin

Dulmatin dikenal sebagai ahli perakit bom Jemaah Islamiyah dan termasuk dalam daftar buronan internasional selama bertahun-tahun.

Dia sempat bersembunyi di Filipina Selatan sebelum kembali ke Indonesia. Meskipun akhirnya tewas dalam operasi Datasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror Polisi Republik Indonesia di Jakarta pada 2010, sebelumnya namanya telah masuk dalam jaringan pencarian internasional dan menjadi salah satu target kerja sama Interpol bersama sejumlah negara di Asia Tenggara.

3. Zulkifli Abdhir alias Marwan

Marwan merupakan warga negara Indonesia yang menjadi salah satu pimpinan kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

Namanya masuk dalam daftar pencarian aparat Filipina dan menjadi perhatian kerja sama keamanan regional. Dia tewas dalam operasi militer Filipina pada 2016 setelah bertahun-tahun menjadi buronan lintas negara. Informasi mengenai keberadaannya juga dipertukarkan melalui mekanisme kerja sama Interpol dan ASEANAPOL.

4. Hambali (Riduan Isamuddin)

Hambali merupakan tokoh utama Jemaah Islamiyah sekaligus salah satu orang paling dicari setelah serangan Bom Bali 2002.

Dia ditangkap di Thailand pada Agustus 2003 dalam operasi gabungan aparat Thailand dan Amerika Serikat. Sebelum penangkapannya, Hambali menjadi target pencarian internasional melalui berbagai mekanisme kerja sama, termasuk koordinasi Interpol. Setelah ditangkap, dia dipindahkan ke tahanan Amerika Serikat di Guantanamo Bay.

5. Mas Selamat Kastari

Mas Selamat Kastari merupakan anggota Jemaah Islamiyah kelahiran Indonesia yang lama menjadi buronan pemerintah Singapura.

Setelah melarikan diri dari pusat tahanan Singapura pada 2008, namanya masuk dalam pencarian internasional. Dia akhirnya ditangkap aparat Malaysia pada 2009 melalui kerja sama lintas negara yang melibatkan pertukaran informasi kepolisian internasional.

Apa Itu Red Notice Interpol?


Perlu dipahami bahwa Red Notice bukan surat perintah penangkapan internasional. Red Notice adalah permintaan kepada negara-negara anggota Interpol untuk menemukan, melacak, dan menahan sementara seseorang yang dicari agar dapat diproses ekstradisi atau tindakan hukum sesuai ketentuan negara masing-masing.

Hingga kini Interpol memiliki 196 negara anggota, termasuk Indonesia melalui National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia yang berada di bawah Divisi Hubungan Internasional Polri.

Tidak semua teroris asal Indonesia yang berhasil ditangkap merupakan hasil langsung dari penerbitan Red Notice Interpol. Dalam banyak kasus, penangkapan merupakan hasil kombinasi kerja sama intelijen, kepolisian, dan operasi antarteritorial. Namun, Interpol berperan sebagai penghubung utama pertukaran informasi dan koordinasi penegakan hukum lintas negara.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Infografis
Nomor 1 dari Indonesia,...
Nomor 1 dari Indonesia, Ini 10 Dumpling Terenak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved