Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB
loading...
Jet tempur F-16 Ukraina berhasil menembak jatuh pesawat Su-35 Rusia dalam duel di udara. Foto/Ukraine Air Force
A
A
A
WASHINGTON - Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat (AS) Jenderal Dan Caine mengungkap bahwa jet tempur F-16 Ukraina berhasil menembak jatuh pesawat Su-35 Rusia dalam dogfight (duel di udara). Menurutnya, ini merupakan momen bersejarah pertama.
“Saya ingin mencatat bahwa baru-baru ini kita mengalami kemenangan udara-ke-udara pertama di mana sebuah F-16 Ukraina menembak jatuh pesawat tempur Rusia,” kata Caine kepada Komite Anggaran Senat AS pada Selasa waktu Washington.
Baca Juga: Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Situs pertahanan Ukraina, Militarnyi, melaporkan bahwa kemenangan tersebut merupakan hasil dari operasi yang direncanakan dengan cermat yang melibatkan beberapa pesawat Ukraina.
Di antara pesawat yang ikut serta adalah MiG-29, yang mensimulasikan serangan terhadap target darat untuk memancing Su-35 Rusia.
Dua jet tempur F-16 Ukraina kemudian menggunakan unsur kejutan untuk mendekati pesawat Rusia tersebut, dan salah satunya berhasil menghantam target secara langsung.
Meskipun Jenderal Caine tidak menyebutkan pesawat tempur Rusia mana yang terlibat, Angkatan Udara Ukraina mengumumkan pada 8 Juli bahwa mereka telah menembak jatuh sebuah Su-35 Rusia, pesawat tempur multiperan tercanggih Rusia.
Peristiwa ini menandai kemenangan pertempuran udara pertama yang dikonfirmasi oleh pesawat Ukraina buatan AS sejak dimulainya perang lebih dari empat tahun lalu.
Jenderal tertinggi AS itu juga memuji Ukraina atas kemajuan yang telah dicapai dalam kapasitas pertahanan udaranya.
“Saya ingin menyoroti kerja luar biasa yang dilakukan oleh basis industri Ukraina saat mereka meningkatkan kemampuan mereka sendiri,” katanya.
Meskipun Moskow belum secara resmi mengonfirmasi jatuhnya salah satu pesawat tempur andalannya, blogger militer Rusia telah mengakui jatuhnya pesawat tersebut dan melaporkan bahwa pilotnya selamat dan berhasil kembali ke wilayah yang dikuasai Rusia.
Pesawat F-16 memiliki bobot simbolis yang besar bagi Ukraina karena Kyiv menghabiskan hampir dua tahun melobi pemerintah Barat untuk menyediakan pesawat tersebut.
Meskipun angka resmi masih dirahasiakan, analis pertahanan percaya bahwa Ukraina saat ini memiliki sekitar 40 unit pesawat F-16 dari total lebih dari 80 unit yang dijanjikan oleh sekutu-sekutu Baratnya.
“Saya ingin mencatat bahwa baru-baru ini kita mengalami kemenangan udara-ke-udara pertama di mana sebuah F-16 Ukraina menembak jatuh pesawat tempur Rusia,” kata Caine kepada Komite Anggaran Senat AS pada Selasa waktu Washington.
Baca Juga: Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Situs pertahanan Ukraina, Militarnyi, melaporkan bahwa kemenangan tersebut merupakan hasil dari operasi yang direncanakan dengan cermat yang melibatkan beberapa pesawat Ukraina.
Di antara pesawat yang ikut serta adalah MiG-29, yang mensimulasikan serangan terhadap target darat untuk memancing Su-35 Rusia.
Dua jet tempur F-16 Ukraina kemudian menggunakan unsur kejutan untuk mendekati pesawat Rusia tersebut, dan salah satunya berhasil menghantam target secara langsung.
Kemenangan Duel Langit Pertama
Meskipun Jenderal Caine tidak menyebutkan pesawat tempur Rusia mana yang terlibat, Angkatan Udara Ukraina mengumumkan pada 8 Juli bahwa mereka telah menembak jatuh sebuah Su-35 Rusia, pesawat tempur multiperan tercanggih Rusia.
Peristiwa ini menandai kemenangan pertempuran udara pertama yang dikonfirmasi oleh pesawat Ukraina buatan AS sejak dimulainya perang lebih dari empat tahun lalu.
Jenderal tertinggi AS itu juga memuji Ukraina atas kemajuan yang telah dicapai dalam kapasitas pertahanan udaranya.
“Saya ingin menyoroti kerja luar biasa yang dilakukan oleh basis industri Ukraina saat mereka meningkatkan kemampuan mereka sendiri,” katanya.
Meskipun Moskow belum secara resmi mengonfirmasi jatuhnya salah satu pesawat tempur andalannya, blogger militer Rusia telah mengakui jatuhnya pesawat tersebut dan melaporkan bahwa pilotnya selamat dan berhasil kembali ke wilayah yang dikuasai Rusia.
Pesawat F-16 memiliki bobot simbolis yang besar bagi Ukraina karena Kyiv menghabiskan hampir dua tahun melobi pemerintah Barat untuk menyediakan pesawat tersebut.
Meskipun angka resmi masih dirahasiakan, analis pertahanan percaya bahwa Ukraina saat ini memiliki sekitar 40 unit pesawat F-16 dari total lebih dari 80 unit yang dijanjikan oleh sekutu-sekutu Baratnya.
(mas)
Lihat Juga :