Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:08 WIB
loading...
A A A

Rangkaian Peristiwa yang Cepat


Pernyataan GCRL menunjukkan bahwa hak-hak Miqdad mungkin telah dilanggar, dengan mengatakan bahwa rangkaian peristiwa yang cepat telah menimbulkan kekhawatiran bahwa deportasi tersebut dapat menjadi langkah awal menuju ekstradisinya ke Israel.

Menurut organisasi tersebut, penangkapan dilakukan berdasarkan Red Notice Interpol yang dikeluarkan atas permintaan Biro Pusat Nasional Interpol di Nicosia, yang menuduh keterlibatan dalam "tindak pidana terorisme" di Siprus.

Menurut GCRL, pihaknya diberitahu bahwa pada Sabtu pagi yang menyatakan Miqdad diizinkan melakukan panggilan telepon singkat dengan keluarganya melalui pengacaranya, di mana dia dilaporkan diminta untuk berbicara hanya dalam bahasa Inggris agar para pejabat dapat memahami percakapan tersebut. Miqdad meyakinkan keluarganya bahwa dia aman, meminta mereka untuk mengambil barang-barangnya dari kantor Interpol di Indonesia dan mengonfirmasi bahwa dia telah tiba di Siprus, tanpa membahas kondisi pemindahannya.

GCRL menyatakan bahwa dokumen-dokumen yang diperiksanya tidak memuat deskripsi tentang peristiwa yang dituduhkan, tidak ada pengungkapan bukti yang mendasari tuduhan tersebut, dan tidak ada penjelasan tentang perilaku spesifik yang dikatakan sebagai pelanggaran yang dituduhkan.

GCRL mengatakan bahwa kelalaian ini menimbulkan kekhawatiran serius tentang kepatuhan terhadap jaminan pengadilan yang adil, termasuk hak tahanan untuk segera dan secara rinci diberitahukan tentang alasan penangkapan dan tuduhan yang dihadapinya.

Organisasi tersebut mengatakan bahwa keberadaan Red Notice Interpol atau permintaan penangkapan tidak membebaskan pihak berwenang dari kewajiban mereka berdasarkan standar hak asasi manusia internasional, dan juga tidak membenarkan pembatasan hak tahanan untuk menantang proses hukum, mendapatkan perwakilan hukum yang efektif, atau mengajukan banding atas keputusan ekstradisi apa pun.

GCRL mengatakan bahwa mereka sangat prihatin dengan laporan bahwa pemindahan Miqdad ke Siprus dapat dimaksudkan sebagai langkah menuju ekstradisinya ke Israel, dengan mengutip apa yang digambarkan sebagai dokumentasi ekstensif dari organisasi internasional dan mekanisme PBB tentang pelanggaran serius terhadap tahanan Palestina, termasuk penyiksaan, perlakuan buruk, kekerasan seksual, pemerkosaan, penolakan perlindungan hukum, dan kematian dalam tahanan.

Organisasi tersebut juga mengatakan bahwa mereka menanggapi dengan serius kekhawatiran yang disampaikan oleh keluarga Miqdad bahwa proses hukum terhadapnya mungkin bermotivasi politik, terkait dengan penentangannya secara terbuka terhadap apa yang mereka sebut sebagai genosida di Gaza dan pekerjaannya di bidang hak-hak Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved