Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:05 WIB
loading...
A A A
Meskipun sebelumnya dalam perang, Komando Pusat AS, markas besar militer yang mengawasi upaya perang, memberikan pembaruan berkala tentang cedera, mereka tidak secara teratur mengungkapkan serangan yang tidak fatal dalam beberapa bulan terakhir.

Hal itu menjadikan Sistem Analisis Korban Pertahanan, atau DCAS, sebagai sumber resmi utama untuk jumlah korban AS dalam konflik tersebut. Data dalam sistem yang ditinjau oleh CNN tampaknya menunjukkan penundaan yang signifikan dalam pembaruan, dan seorang pejabat Pentagon mengatakan bahwa "diperlukan beberapa hari atau bahkan minggu agar cedera didokumentasikan dalam sistem militer" karena persyaratan evaluasi dan peninjauan medis. Namun, pejabat tersebut mengatakan kepada CNN bahwa basis data DCAS "diperbarui secara teratur."

Sejak nota kesepahaman antara AS dan Iran ditandatangani pada pertengahan Juni, DCAS telah mencatat satu korban jiwa baru dari AS hingga Senin sore. Komandan Angkatan Laut Gabriel Edwards, seorang pilot helikopter, hilang di laut dalam kecelakaan 1 Juli di Laut Arab. Sistem tersebut menunjukkan 14 tentara yang terluka, jumlah yang sama dengan yang telah dimasukkan dalam pembaruan hari Jumat.

Cedera-cedera tersebut tampaknya dilaporkan secara tidak teratur dan seringkali dalam beberapa kelompok. Satu anggota Angkatan Udara tercatat terluka dalam pembaruan basis data tanggal 13 Juli, dan 10 tentara serta tiga pelaut dilaporkan terluka dalam pembaruan tanggal 17 Juli.

Setelah publikasi awal berita ini, situs web DCAS menerima pembaruan kedua pada tanggal 20 Juli yang mencatat empat kematian tentara baru dan 20 tentara tambahan yang terluka.

Namun, puluhan cedera yang belum tercatat masih ada, menurut juru bicara utama Pentagon, Sean Parnell, yang mengatakan pada Senin sore dalam sebuah unggahan di X bahwa "hampir 100 anggota layanan" telah terluka sejak 7 Juli. Sebagian besar cedera tersebut adalah "gegar otak ringan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved