Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Senin, 20 Juli 2026 - 17:36 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, setidaknya 10 orang terluka dalam serangan drone Ukraina di ibu kota Rusia dan wilayah sekitarnya, termasuk tiga warga negara China. Itu diungkapkan Gubernur Wilayah Moskow Andrey Vorobyov.
Pada Senin pagi, Walikota Moskow Sergey Sobyanin melaporkan bahwa lebih dari 400 UAV telah diluncurkan ke arah kota dan pinggiran kotanya semalam dalam salah satu serangan terbesar di wilayah tersebut hingga saat ini.
Pertahanan udara Rusia mendeteksi UAV yang datang antara pukul 20.30 pada hari Minggu dan pukul 05.00 pada hari Senin, tulis Sobyanin di media sosial. Sebagian besar dicegat jauh dari ibu kota, sementara 85 lainnya dihancurkan saat mendekati Moskow, katanya.
“Sebagian besar dinetralisir oleh pasukan pertahanan udara pada jarak yang jauh. Delapan puluh lima UAV dihancurkan saat mendekati Moskow,” kata walikota, menambahkan bahwa tim darurat sedang bekerja di lokasi tempat puing-puing berjatuhan.
Gubernur Wilayah Moskow Andrey Vorobyov kemudian mengatakan 10 orang, termasuk satu anak, terluka dalam serangan drone tersebut. Enam orang telah dirawat di rumah sakit di Domodedovo, termasuk tiga warga negara Tiongkok, katanya, menambahkan bahwa beberapa pasien menderita luka akibat pecahan peluru dan patah tulang.
Dua wanita terluka di Podolsk, sementara seorang gadis berusia 11 tahun di distrik Odintsovo didiagnosis mengalami reaksi stres akut tetapi tidak memerlukan rawat inap.
Konsekuensi utama dari serangan tersebut tercatat di Podolsk, Domodedovo, dan distrik perkotaan Odintsovo, kata Vorobyov. Drone yang jatuh merusak beberapa rumah pribadi dan fasilitas infrastruktur sipil serta memicu beberapa kebakaran, tambahnya.
Pada Senin pagi, Walikota Moskow Sergey Sobyanin melaporkan bahwa lebih dari 400 UAV telah diluncurkan ke arah kota dan pinggiran kotanya semalam dalam salah satu serangan terbesar di wilayah tersebut hingga saat ini.
Pertahanan udara Rusia mendeteksi UAV yang datang antara pukul 20.30 pada hari Minggu dan pukul 05.00 pada hari Senin, tulis Sobyanin di media sosial. Sebagian besar dicegat jauh dari ibu kota, sementara 85 lainnya dihancurkan saat mendekati Moskow, katanya.
“Sebagian besar dinetralisir oleh pasukan pertahanan udara pada jarak yang jauh. Delapan puluh lima UAV dihancurkan saat mendekati Moskow,” kata walikota, menambahkan bahwa tim darurat sedang bekerja di lokasi tempat puing-puing berjatuhan.
Gubernur Wilayah Moskow Andrey Vorobyov kemudian mengatakan 10 orang, termasuk satu anak, terluka dalam serangan drone tersebut. Enam orang telah dirawat di rumah sakit di Domodedovo, termasuk tiga warga negara Tiongkok, katanya, menambahkan bahwa beberapa pasien menderita luka akibat pecahan peluru dan patah tulang.
Dua wanita terluka di Podolsk, sementara seorang gadis berusia 11 tahun di distrik Odintsovo didiagnosis mengalami reaksi stres akut tetapi tidak memerlukan rawat inap.
Konsekuensi utama dari serangan tersebut tercatat di Podolsk, Domodedovo, dan distrik perkotaan Odintsovo, kata Vorobyov. Drone yang jatuh merusak beberapa rumah pribadi dan fasilitas infrastruktur sipil serta memicu beberapa kebakaran, tambahnya.
Lihat Juga :