Piala Dunia 2026: Netanyahu Dukung Argentina karena Pro-Israel, tapi Justru Dikalahkan Spanyol
Senin, 20 Juli 2026 - 07:06 WIB
loading...
Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina. Jelang final, PM Israel Benjamin Netanyahu dukung Argentina karena pemerintahnya pro-Israel. Foto/independent.ng
A
A
A
NEW YORK - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu telah menyatakan dukungannya untuk Argentina menjelang final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol pada Senin (20/7/2026) WIB. Faktanya, justru Spanyol yang menjadi juara.
Sekadar diketahui, Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia setelah menaklukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang digelar di Stadion MetLife, New Jersey. Gol tunggal Ferran Torres di babak tambahan memastikan La Furia Roja mengangkat trofi dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah.
Baca Juga: Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Menjelang pertandingan, kantor PM Israel mem-posting foto Netanyahu memegang kaus sepak bola Argentina bersama Duta Besar Argentina untuk Israel, Rabbi Shimon Axel Wahnish.
Wahnish menyampaikan pesan audio dari Presiden Argentina pro-Israel Javier Milei yang memuji Netanyahu sebagai "teman"-nya.
Pemimpin Israel itu menjawab: "Javier, Anda adalah teman. Teman sejati. Anda adalah teman yang hebat, kami mendukung Anda, kami mendukung Argentina dalam banyak hal, termasuk besok. Semoga berhasil!"
Netanyahu mengatakan bahwa dia didukung oleh sebagian besar warga Israel yang menginginkan Argentina mengangkat trofi di Stadion New Jersey.
"Saya tidak menyembunyikan bahwa saya adalah penggemar Argentina, saya pikir sebagian besar warga Israel juga demikian. Itu karena Presiden Milei telah merevolusi hubungan Israel dengan Argentina, dan kita tidak memiliki teman yang lebih hebat atau lebih baik," kata Netanyahu.
Argentina telah menjadi sekutu terdekat Israel di Amerika Selatan sejak Milei yang berhaluan kanan berkuasa pada tahun 2023.
Milei adalah pendukung Zionisme yang vokal dan telah melakukan perjalanan ke Israel tiga kali sejak terpilih sebagai presiden.
Kunjungan terakhirnya terjadi pada April 2026, ketika dia mengonfirmasi rencana untuk memindahkan kedutaan Argentina dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Beberapa pengamat menggambarkan final Piala Dunia sebagai analogi konflik Israel-Palestina, yang mempertentangkan Argentina dengan salah satu kritikus Israel paling tajam di Eropa.
Pemerintahan sayap kiri Pedro Sanchez telah menanggapi serangan genosida Israel di Gaza dan ekspansi di Tepi Barat dengan memutuskan semua hubungan militer dengan Israel dan melarang perdagangan dengan pemukiman Israel.
Pada tahun 2024, Spanyol termasuk di antara segelintir negara Eropa yang mengakui negara Palestina dan sekarang memimpin upaya untuk memberlakukan sanksi Uni Eropa terhadap Israel.
Sikap pro-Palestina pemerintah kadang-kadang diungkapkan oleh tokoh-tokoh besar dalam sepak bola Spanyol.
Bintang Spanyol Lamine Yamal mendapat pujian dari Sanchez pada bulan Mei ketika ia mengibarkan bendera Palestina di atas bus terbuka selama parade kemenangan Barcelona di La Liga.
Sementara itu, mantan manajer Manchester City Pep Guardiola telah membuat beberapa pernyataan publik yang mengecam apa yang ia sebut sebagai "genosida di Palestina".
Di Israel, anggota pemerintahan sayap kanan Netanyahu telah bersorak gembira atas kemajuan Argentina dalam kompetisi tersebut.
"Saya memang tidak bisa masuk ke Inggris karena saya membasmi gagasan negara Palestina, tetapi dua gol masuk dengan baik," tulis Menteri Keuangan Bezalel Smotrich di media sosial setelah kemenangan Argentina 2-1 di semifinal melawan Inggris.
Menjelang pertandingan, menteri keamanan nasional yang ekstremis, Itamar Ben-Gvir, menulis: "Apakah saya benar-benar harus menjelaskan kepada Anda mengapa saya berdoa dengan sepenuh hati agar Argentina menang malam ini dan lolos ke final?"
Sekadar diketahui, Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia setelah menaklukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang digelar di Stadion MetLife, New Jersey. Gol tunggal Ferran Torres di babak tambahan memastikan La Furia Roja mengangkat trofi dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah.
Baca Juga: Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Menjelang pertandingan, kantor PM Israel mem-posting foto Netanyahu memegang kaus sepak bola Argentina bersama Duta Besar Argentina untuk Israel, Rabbi Shimon Axel Wahnish.
Wahnish menyampaikan pesan audio dari Presiden Argentina pro-Israel Javier Milei yang memuji Netanyahu sebagai "teman"-nya.
Pemimpin Israel itu menjawab: "Javier, Anda adalah teman. Teman sejati. Anda adalah teman yang hebat, kami mendukung Anda, kami mendukung Argentina dalam banyak hal, termasuk besok. Semoga berhasil!"
Netanyahu mengatakan bahwa dia didukung oleh sebagian besar warga Israel yang menginginkan Argentina mengangkat trofi di Stadion New Jersey.
"Saya tidak menyembunyikan bahwa saya adalah penggemar Argentina, saya pikir sebagian besar warga Israel juga demikian. Itu karena Presiden Milei telah merevolusi hubungan Israel dengan Argentina, dan kita tidak memiliki teman yang lebih hebat atau lebih baik," kata Netanyahu.
Argentina telah menjadi sekutu terdekat Israel di Amerika Selatan sejak Milei yang berhaluan kanan berkuasa pada tahun 2023.
Milei adalah pendukung Zionisme yang vokal dan telah melakukan perjalanan ke Israel tiga kali sejak terpilih sebagai presiden.
Kunjungan terakhirnya terjadi pada April 2026, ketika dia mengonfirmasi rencana untuk memindahkan kedutaan Argentina dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Beberapa pengamat menggambarkan final Piala Dunia sebagai analogi konflik Israel-Palestina, yang mempertentangkan Argentina dengan salah satu kritikus Israel paling tajam di Eropa.
Pemerintahan sayap kiri Pedro Sanchez telah menanggapi serangan genosida Israel di Gaza dan ekspansi di Tepi Barat dengan memutuskan semua hubungan militer dengan Israel dan melarang perdagangan dengan pemukiman Israel.
Pada tahun 2024, Spanyol termasuk di antara segelintir negara Eropa yang mengakui negara Palestina dan sekarang memimpin upaya untuk memberlakukan sanksi Uni Eropa terhadap Israel.
Sikap pro-Palestina pemerintah kadang-kadang diungkapkan oleh tokoh-tokoh besar dalam sepak bola Spanyol.
Bintang Spanyol Lamine Yamal mendapat pujian dari Sanchez pada bulan Mei ketika ia mengibarkan bendera Palestina di atas bus terbuka selama parade kemenangan Barcelona di La Liga.
Sementara itu, mantan manajer Manchester City Pep Guardiola telah membuat beberapa pernyataan publik yang mengecam apa yang ia sebut sebagai "genosida di Palestina".
Di Israel, anggota pemerintahan sayap kanan Netanyahu telah bersorak gembira atas kemajuan Argentina dalam kompetisi tersebut.
"Saya memang tidak bisa masuk ke Inggris karena saya membasmi gagasan negara Palestina, tetapi dua gol masuk dengan baik," tulis Menteri Keuangan Bezalel Smotrich di media sosial setelah kemenangan Argentina 2-1 di semifinal melawan Inggris.
Menjelang pertandingan, menteri keamanan nasional yang ekstremis, Itamar Ben-Gvir, menulis: "Apakah saya benar-benar harus menjelaskan kepada Anda mengapa saya berdoa dengan sepenuh hati agar Argentina menang malam ini dan lolos ke final?"
(mas)
Lihat Juga :