Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan

Senin, 20 Juli 2026 - 03:30 WIB
loading...
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo kembangkan drone MUM-T yang jadi andalan perang masa depan. Foto/Anadolu
A A A
ANKARA - Perusahaan pertahanan Turki Baykar dan Leonardo dari Italia akan mempresentasikan kemajuan terbaru dalam kolaborasi mereka tentang kerja sama berawak-tak berawak (MUM-T) di Pameran Dirgantara Internasional Farnborough, menyoroti kemajuan dalam kemampuan pertempuran udara masa depan.

Melansir Andaolu, kedua perusahaan akan mengadakan pengarahan pada hari Senin di salah satu pameran kedirgantaraan dan pertahanan terkemuka dunia, yang dibuka di Inggris.

Sesi ini akan berfokus pada uji coba kerja sama antara pesawat berawak dan tanpa awak yang dilakukan di Turki menggunakan pesawat latih jet canggih M-346 milik Leonardo dan pesawat tempur tanpa awak Bayraktar KIZILELMA milik Baykar. Saat program memasuki fase berikutnya, perusahaan-perusahaan tersebut akan berbagi temuan kunci dari uji coba dan menguraikan kegiatan yang direncanakan untuk periode mendatang.



Baykar juga akan memamerkan pesawat tanpa awak Bayraktar TB3 di pameran udara tersebut. Dirancang untuk beroperasi dari landasan pacu pendek, TB3 telah menjadi salah satu platform unggulan yang mendukung ambisi pasar Eropa dari LBA Systems, usaha patungan yang didirikan oleh Baykar dan Leonardo.

Pameran Bayraktar TB3 diharapkan dapat menunjukkan bahwa kerja sama perusahaan-perusahaan tersebut melampaui uji coba eksperimental dan didukung oleh platform yang matang dan hampir siap produksi di bidang sistem pesawat tanpa awak.

Memilih Farnborough, salah satu pameran kedirgantaraan terkemuka di dunia, sebagai tempat pengumuman ini juga membawa pesan strategis bagi industri pertahanan global dan sekutu NATO.

Kemitraan ini dianggap sebagai komponen penting dari upaya Eropa untuk meningkatkan kemampuan secara cepat dalam sistem pesawat tanpa awak dan kerja sama antara pesawat berawak dan tanpa awak. Presentasi di Farnborough akan memungkinkan perusahaan-perusahaan tersebut untuk menunjukkan kemajuan nyata secara langsung kepada perwakilan industri dan calon pelanggan.

Kemitraan antara Baykar dan Leonardo dimulai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Roma pada Maret 2025. Perusahaan-perusahaan tersebut meresmikan kerja sama dengan menandatangani perjanjian usaha patungan untuk LBA Systems di Pameran Dirgantara Paris pada Juni 2025.

Berkantor pusat di Italia dan dimiliki secara setara oleh kedua perusahaan, LBA Systems berfokus pada desain, pengembangan, produksi, dan dukungan sistem pesawat tanpa awak.

Para mitra bertujuan agar usaha patungan ini memainkan peran utama dalam membentuk masa depan penerbangan tanpa awak.

Dalam kolaborasi ini, Baykar menyumbangkan keahliannya dalam merancang dan mengembangkan platform tanpa awak canggih, sementara Leonardo menyediakan sistem elektronik dan muatan misi mutakhir, mendukung pengembangan kemampuan kerja sama dan penggabungan antar-awak, serta berkontribusi pada kegiatan kualifikasi dan sertifikasi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Menteri Singapura Mendadak...
Menteri Singapura Mendadak Mundur usai Kontroversi Pesan Pribadi dengan Seorang Perempuan
Rekomendasi
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Berita Terkini
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved