7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Jum'at, 17 Juli 2026 - 17:16 WIB
loading...
Federal Reserve Bank of New York atau New York Fed dikenal sebagai salah satu tempat penyimpanan emas terbesar di dunia. Foto/cmi-gold-silver
A
A
A
WASHINGTON - Emas menjadi salah satu aset paling berharga yang dimiliki negara, bank sentral, hingga lembaga keuangan dunia. Nilainya yang terus meningkat membuat logam mulia ini disimpan di fasilitas dengan sistem keamanan berlapis, mulai dari pintu baja seberat puluhan ton, sensor canggih, hingga pengamanan militer selama 24 jam.
Menariknya, tidak semua cadangan emas dunia disimpan di negara pemiliknya. Sebagian besar justru dititipkan di pusat-pusat penyimpanan emas internasional yang telah dipercaya selama puluhan tahun. Berikut tujuh tempat penyimpanan emas terbesar di dunia.
Federal Reserve Bank of New York atau New York Fed dikenal sebagai salah satu tempat penyimpanan emas terbesar di dunia. Brankas emasnya berada sekitar 24 meter di bawah permukaan jalan Manhattan, tepat di atas batuan dasar (bedrock) yang sangat kokoh.
Fasilitas ini menyimpan sekitar 6.000 hingga 7.000 ton emas milik puluhan negara, bank sentral, serta organisasi internasional.
Menariknya, sebagian besar emas yang tersimpan bukan milik Amerika Serikat, melainkan milik negara-negara lain yang mempercayakan penyimpanannya kepada New York Fed karena faktor keamanan dan kemudahan transaksi internasional.
Nama Fort Knox hampir selalu identik dengan keamanan tingkat tinggi. Gudang penyimpanan emas milik pemerintah Amerika Serikat ini berada di Kentucky dan dikelola Departemen Keuangan AS.
Fort Knox menyimpan lebih dari 4.500 ton emas batangan atau sekitar setengah dari total cadangan emas resmi Amerika Serikat. Kompleksnya dilengkapi dinding granit tebal, pintu baja raksasa, sistem pengawasan elektronik, serta dijaga personel militer bersenjata.
Selama puluhan tahun, Fort Knox menjadi simbol kekuatan finansial Negeri Paman Sam.
Di bawah kawasan finansial Kota London terdapat salah satu pusat penyimpanan emas terbesar di dunia, yakni brankas Bank of England.
Ratusan ribu batang emas disimpan di lorong-lorong bawah tanah yang dijaga dengan sistem keamanan berlapis. Selain menyimpan emas milik Inggris, fasilitas ini juga menjadi tempat penitipan emas berbagai bank sentral dan institusi keuangan dari seluruh dunia.
Keberadaannya menjadikan London sebagai pusat perdagangan emas fisik terbesar di pasar global.
Swiss telah lama dikenal sebagai pusat perdagangan dan penyimpanan emas dunia. Berbagai perusahaan keamanan swasta mengoperasikan brankas bawah tanah yang dibangun di dalam pegunungan Alpen maupun bekas bunker militer.
Lokasi yang dirahasiakan serta stabilitas politik Swiss menjadikan negara ini sebagai pilihan utama para investor, bank, hingga individu dengan kekayaan tinggi untuk menyimpan emas dalam jumlah besar.
Selain penyimpanan, Swiss juga merupakan pusat pemurnian emas terbesar di dunia.
Bank Sentral Prancis memiliki salah satu gudang emas terbesar di Eropa yang berada jauh di bawah Kota Paris.
Brankas tersebut menyimpan lebih dari 2.400 ton emas sebagai bagian dari cadangan devisa negara. Sistem keamanannya dirancang untuk menghadapi berbagai ancaman, mulai dari pencurian hingga bencana alam.
Cadangan emas ini menjadi salah satu aset strategis Prancis dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Jerman merupakan negara dengan cadangan emas terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Sebagian besar emasnya kini telah dipulangkan dari luar negeri dan disimpan di fasilitas Deutsche Bundesbank di Frankfurt.
Sebelumnya, sebagian cadangan emas Jerman sempat ditempatkan di New York, London, dan Paris sebagai bagian dari strategi keamanan selama era Perang Dingin.
Pemulangan emas tersebut menjadi salah satu operasi logistik logam mulia terbesar dalam sejarah modern.
China terus meningkatkan kepemilikan emas dalam beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari strategi diversifikasi cadangan devisa.
Meski lokasi penyimpanan emas negara itu tidak dipublikasikan secara rinci, sejumlah fasilitas milik People's Bank of China diyakini menyimpan lebih dari 2.000 ton emas dan terus bertambah seiring pembelian rutin yang dilakukan bank sentral.
Langkah tersebut memperkuat posisi China sebagai salah satu pemilik cadangan emas terbesar di dunia.
Baca juga: Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Menariknya, tidak semua cadangan emas dunia disimpan di negara pemiliknya. Sebagian besar justru dititipkan di pusat-pusat penyimpanan emas internasional yang telah dipercaya selama puluhan tahun. Berikut tujuh tempat penyimpanan emas terbesar di dunia.
1. Federal Reserve Bank of New York (Amerika Serikat)
Federal Reserve Bank of New York atau New York Fed dikenal sebagai salah satu tempat penyimpanan emas terbesar di dunia. Brankas emasnya berada sekitar 24 meter di bawah permukaan jalan Manhattan, tepat di atas batuan dasar (bedrock) yang sangat kokoh.
Fasilitas ini menyimpan sekitar 6.000 hingga 7.000 ton emas milik puluhan negara, bank sentral, serta organisasi internasional.
Menariknya, sebagian besar emas yang tersimpan bukan milik Amerika Serikat, melainkan milik negara-negara lain yang mempercayakan penyimpanannya kepada New York Fed karena faktor keamanan dan kemudahan transaksi internasional.
2. Fort Knox (Amerika Serikat)
Nama Fort Knox hampir selalu identik dengan keamanan tingkat tinggi. Gudang penyimpanan emas milik pemerintah Amerika Serikat ini berada di Kentucky dan dikelola Departemen Keuangan AS.
Fort Knox menyimpan lebih dari 4.500 ton emas batangan atau sekitar setengah dari total cadangan emas resmi Amerika Serikat. Kompleksnya dilengkapi dinding granit tebal, pintu baja raksasa, sistem pengawasan elektronik, serta dijaga personel militer bersenjata.
Selama puluhan tahun, Fort Knox menjadi simbol kekuatan finansial Negeri Paman Sam.
3. Bank of England Gold Vault (Inggris)
Di bawah kawasan finansial Kota London terdapat salah satu pusat penyimpanan emas terbesar di dunia, yakni brankas Bank of England.
Ratusan ribu batang emas disimpan di lorong-lorong bawah tanah yang dijaga dengan sistem keamanan berlapis. Selain menyimpan emas milik Inggris, fasilitas ini juga menjadi tempat penitipan emas berbagai bank sentral dan institusi keuangan dari seluruh dunia.
Keberadaannya menjadikan London sebagai pusat perdagangan emas fisik terbesar di pasar global.
4. Swiss Gold Vaults (Swiss)
Swiss telah lama dikenal sebagai pusat perdagangan dan penyimpanan emas dunia. Berbagai perusahaan keamanan swasta mengoperasikan brankas bawah tanah yang dibangun di dalam pegunungan Alpen maupun bekas bunker militer.
Lokasi yang dirahasiakan serta stabilitas politik Swiss menjadikan negara ini sebagai pilihan utama para investor, bank, hingga individu dengan kekayaan tinggi untuk menyimpan emas dalam jumlah besar.
Selain penyimpanan, Swiss juga merupakan pusat pemurnian emas terbesar di dunia.
5. Banque de France Gold Vault (Prancis)
Bank Sentral Prancis memiliki salah satu gudang emas terbesar di Eropa yang berada jauh di bawah Kota Paris.
Brankas tersebut menyimpan lebih dari 2.400 ton emas sebagai bagian dari cadangan devisa negara. Sistem keamanannya dirancang untuk menghadapi berbagai ancaman, mulai dari pencurian hingga bencana alam.
Cadangan emas ini menjadi salah satu aset strategis Prancis dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
6. Deutsche Bundesbank Gold Vault (Jerman)
Jerman merupakan negara dengan cadangan emas terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Sebagian besar emasnya kini telah dipulangkan dari luar negeri dan disimpan di fasilitas Deutsche Bundesbank di Frankfurt.
Sebelumnya, sebagian cadangan emas Jerman sempat ditempatkan di New York, London, dan Paris sebagai bagian dari strategi keamanan selama era Perang Dingin.
Pemulangan emas tersebut menjadi salah satu operasi logistik logam mulia terbesar dalam sejarah modern.
7. People's Bank of China Gold Storage (China)
China terus meningkatkan kepemilikan emas dalam beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari strategi diversifikasi cadangan devisa.
Meski lokasi penyimpanan emas negara itu tidak dipublikasikan secara rinci, sejumlah fasilitas milik People's Bank of China diyakini menyimpan lebih dari 2.000 ton emas dan terus bertambah seiring pembelian rutin yang dilakukan bank sentral.
Langkah tersebut memperkuat posisi China sebagai salah satu pemilik cadangan emas terbesar di dunia.
Baca juga: Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
(sya)
Lihat Juga :