Tiga Putra Hadir Doakan Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Tetap Tak Muncul

Senin, 06 Juli 2026 - 08:20 WIB
loading...
Tiga Putra Hadir Doakan...
Iran pada hari Minggu (5/7/2026) menggelar salat jenazah untuk Ayatollah Ali Khamenei dan empat anggota keluarganya yang meninggal pada hari pertama agresi AS dan Israel 28 Februari. Foto/Tehran Times
A A A
TEHERAN - Tiga putra mantan Pemimpin Tertinggi Iran yang terbunuh, Ayatollah Ali Khamenei, hadir berdoa didekat peti matinya dan peti mati empat anggota keluarga lainnya pada hari Minggu. Namun, Mojtaba, putra yang menggantikan Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, tetap tidak muncul.

Siaran televisi pemerintah Iran menunjukkan Mostafa, Meysam, dan Masoud Khamenei berdoa di belakang peti mati yang diletakkan di halaman Mosalla Agung Imam Khomeini di Teheran, sebuah kompleks keagamaan yang luas.

Baca Juga: Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak

Ayah mereka, bersama empat anggota keluarga, meninggal pada hari pertama agresi gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel 28 Februari. Agresi inilah yang memicu perang yang meluas di Timur Tengah.

Konflik tersebut, yang berkecamuk selama beberapa minggu sebelum AS dan Iran mencapai kesepakatan gencatan senjata yang rapuh, telah menyebabkan kematian dan kehancuran di seluruh wilayah dan membuat pemerintah teokratis Iran, yang didukung oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), tetap berkuasa.

Sebagai wujud pengabdian publik kepada negara dan semangat revolusioner, Republik Islam Iran mengadakan prosesi pemakaman selama seminggu untuk Khamenei, termasuk membawa jenazahnya ke situs-situs keagamaan Syiah di Irak.

Setelah sehari disemayamkan di dalam ruangan agar dapat dikunjungi oleh para pemimpin senior Iran dan pejabat asing, peti mati Khamenei dipajang di luar ruangan pada hari Sabtu di bawah kaca, bersama dengan peti mati putrinya, menantu laki-lakinya, menantu perempuannya, dan cucu perempuannya yang berusia 14 bulan.

Belum Ada Penampakan Mojtaba


Hingga saat ini belum ada penampakan publik atau gambar yang dirilis tentang Mojtaba, yang dilaporkan terluka dalam serangan AS-Israel yang menewaskan ayahnya dan empat anggota keluarga lainnya pada 28 Februari.

Wajah Mojtaba Khamenei cacat dan dia menderita cedera signifikan pada satu atau kedua kakinya, menurut orang-orang yang dekat dengannya kepada kantor berita Reuters, Senin (6/7/2026).

Seorang pelayat yang kecewa mengatakan dia berharap dapat melihat pemimpin tertinggi baru itu selama acara pemakaman.

"Sampai saat-saat terakhir, sebelum doa dimulai, saya terus mengatakan kepada orang-orang di sekitar saya bahwa saya berharap (Mojtaba Khamenei) sendiri akan datang. Itu satu-satunya harapan kami," kata seorang wanita muda yang mengenakan riasan dan kacamata hitam kepada kantor berita Tasnim dalam sebuah wawancara.

Gencatan senjata telah menangguhkan perang yang telah berlangsung selama empat bulan berdasarkan kesepakatan Teheran dengan Washington yang menurut otoritas Iran pada akhirnya akan membawa manfaat ekonomi yang besar, sejalan dengan apa yang mereka gambarkan sebagai kemenangan atas negara adidaya.

Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Axios bahwa pembicaraan perdamaian telah dihentikan selama seminggu karena peristiwa seputar pemakaman Khamenei.

Pada hari Minggu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf berdoa di belakang peti mati Khamenei. Masoud Khamenei terlihat menangis dan menyeka air matanya dengan keffiyeh – selendang kotak-kotak yang merupakan simbol di Iran dari cita-cita revolusioner militan dan solidaritas dengan Palestina – saat seorang imam membacakan doa pemakaman.

Kerumunan warga Iran, banyak yang menangis dan beberapa memukul dada mereka, memadati Mosalla Agung Imam Khomeini, termasuk semalam.

Jaringan kereta metro Iran mengatakan telah mencatat 7 juta perjalanan dari Sabtu malam hingga Minggu pagi karena orang-orang berbondong-bondong ke pusat kota.

Setelah apa yang disebut pihak berwenang sebagai prosesi besar-besaran di pusat Teheran pada hari Senin, jenazah akan dibawa ke kota seminari Qom, pusat hierarki Syiah Iran, untuk upacara pada hari Selasa.

Dari sana, jenazah akan diterbangkan ke Irak untuk upacara di kota-kota suci Syiah Najaf dan Karbala pada hari Rabu. Jenazah akan kembali ke Iran pada hari Kamis untuk prosesi lain di Mashhad, untuk dimakamkan di dekat makam salah satu imam Syiah abad pertengahan lainnya.

Pihak berwenang berencana untuk memobilisasi jutaan orang untuk prosesi besar-besaran selama beberapa hari mendatang, menawarkan transportasi, makanan, dan penginapan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Didatangi Jutaan Pelayat,...
Didatangi Jutaan Pelayat, Ini Latar Belakang Ali Khamenei sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
Kenapa Para Jenderal...
Kenapa Para Jenderal Iran Bersumpah Akan Balas Dendam atas Kematian Khamenei?
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
Makna Pemakaman Ayatollah...
Makna Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Bus Jatuh ke Jurang...
Bus Jatuh ke Jurang Tewaskan Setidaknya 40 Orang di Pakistan
Parah! Penjaga Daycare...
Parah! Penjaga Daycare Ini Masukkan Anak yang Rewel ke Dalam Mesin Cuci
Rekomendasi
Prabowo Sambut Jabat...
Prabowo Sambut Jabat Tangan Erat Kedatangan PM Singapura di Istana Merdeka
Liuzhou dan Wuling,...
Liuzhou dan Wuling, Kota yang Melahirkan Mobil Rakyat
Mengenang Suami Pertama...
Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil
Berita Terkini
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
7 Pemakaman Pemimpin...
7 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Kepala Negara Terbanyak, Nomor 1 Pecahkan Rekor Dunia
Didatangi Jutaan Pelayat,...
Didatangi Jutaan Pelayat, Ini Latar Belakang Ali Khamenei sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Infografis
Profil Rafael Granada...
Profil Rafael Granada Baay, Putra Tidore yang Sandang Pangkat Bintang Tiga TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved