Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak

Senin, 06 Juli 2026 - 07:06 WIB
loading...
Iran Kecam Trump karena...
Iran kecam Presiden AS Donald Trump yang ancam melenyapkan semua orang di prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei hanya dengan sekali tembak. Foto/Tehran Times
A A A
TEHERAN - Iran mengecam keras Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump setelah mengeklaim bahwa dia dapat melenyapkan semua orang di prosesi pemakaman almarhum Ayatollah Ali Khamenei hanya dengan sekali tembak. Menurut Teheran, ancaman seperti itu menunjukkan bahwa Amerika tidak memiliki peradaban atau pun kehormatan.

Ancaman Trump disampaikan pada hari ketika ketiga putra Ayatollah Ali Khamenei—kecuali penerusnya; Mojtaba—, dan para pemimpin senior Iran tampil di depan umum untuk menghadiri pemakaman mantan pemimpin tertinggi yang tertunda berbulan-bulan tersebut.

Baca Juga: Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Kira Orang-orang Membencinya

Khamenei bersama empat anggota keluarganya meninggal pada hari pertama agresi gabungan AS dan Israel 28 Februari, yang pada akhirnya memicu perang yang meluas di Timur Tengah.

Dalam respons yang tajam, Kedutaan Besar Iran di Armenia menargetkan Trump dan Amerika Serikat, yang merayakan Hari Kemerdekaan ke-250 pada 4 Juli.

Kedutaan Besar mengatakan Trump dan AS dapat membunuh orang, tetapi tidak dapat membunuh cita-cita. "Manusia bisa dibunuh, tetapi cita-cita tidak bisa. Kalian membunuh Ayatollah Khamenei, tetapi kenyataannya, kalian memecahkan botol parfum yang aromanya menyebar ke mana-mana," tulis kedutaan tersebut di akun X-nya, @iraninyerevan.

Unggahan itu juga menyindir sejarah budaya AS. "Anda tidak memahami hal-hal ini karena Anda tidak memiliki peradaban, sejarah, atau kehormatan," lanjut unggahan Kedutaan Iran, yang dilansir NDTV, Senin (6/7/2026).

Respons Iran menyusul pernyataan Trump, yang dalam sebuah wawancara dengan Axios menyatakan keterkejutannya atas ribuan warga Iran yang berkumpul di prosesi pemakaman Khamenei.

"Saya terkejut. Saya kira orang-orang membenci Khamenei. Mungkin itu air mata palsu," kata Trump.

Dia kemudian melontarkan ancaman dengan mengeklaim bahwa AS memiliki sarana untuk melenyapkan seluruh orang, termasuk para pimpinan tertinggi Iran yang masih hidup, hanya dengan sekali tembak saat mereka berkumpul untuk berduka atas meninggalnya Khamenei.

"Mereka semua ada di sana. Sekali tembak, dan kami bisa melenyapkan mereka semua. Tapi kami tidak akan melakukan itu karena kemudian kami tidak akan punya siapa pun untuk diajak bernegosiasi," kata Trump.

Sekadar diketahui, kerumunan warga Iran, banyak yang menangis dan beberapa memukul dada mereka, memadati Mosalla Imam Khomeini di Teheran, tempat almarhum pemimpin tersebut saat ini disemayamkan. Para pejabat internasional hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Ali Khamenei akan dimakamkan pada 9 Juli setelah seminggu prosesi upacara di Teheran, Qom, Najaf, dan Karbala.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Didatangi Jutaan Pelayat,...
Didatangi Jutaan Pelayat, Ini Latar Belakang Ali Khamenei sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW
Tiga Putra Hadir Doakan...
Tiga Putra Hadir Doakan Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Tetap Tak Muncul
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
Kenapa Para Jenderal...
Kenapa Para Jenderal Iran Bersumpah Akan Balas Dendam atas Kematian Khamenei?
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
Makna Pemakaman Ayatollah...
Makna Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Momen Pelatih Mesir...
Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia
Rekomendasi
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Komisi VIII DPR: Ada...
Komisi VIII DPR: Ada Ancaman Besar jika LGBT Masif di Indonesia
Sahroni Desak Polda...
Sahroni Desak Polda NTT Tindak Tegas Pelaku Intimidasi yang Diduga Sebabkan Dokter Icha Tewas
Berita Terkini
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
7 Pemakaman Pemimpin...
7 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Kepala Negara Terbanyak, Nomor 1 Pecahkan Rekor Dunia
Didatangi Jutaan Pelayat,...
Didatangi Jutaan Pelayat, Ini Latar Belakang Ali Khamenei sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Infografis
Kebakaran Baru di Los...
Kebakaran Baru di Los Angeles, Trump Justru Ancam Hentikan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved