Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam

Minggu, 05 Juli 2026 - 07:45 WIB
loading...
Giliran Lithuania Akan...
Lithuania akan mencabut larangan penempatan senjata nuklir di wilayahnya. Ini membuat posisi Rusia semakin terancam. Foto/Bulletin of the Atomic Scientists
A A A
VILNIUS - Para anggota Parlemen Lithuania telah memperkenalkan amandemen konstitusi untuk membatalkan larangan negara NATO tersebut menjadi tuan rumah senjata nuklir. Upaya ini mengikuti langkah serupa yang telah dilakukan sekutu NATO-nya, Finlandia.

Usulan tersebut, yang didukung oleh 51 dari 141 anggota Seimas (Parlemen)—cukup untuk didaftarkan secara resmi—akan mencabut Pasal 137 konstitusi yang melarang senjata pemusnah massal dan pangkalan militer asing di wilayah Lithuania. Vilnius mengatakan langkah tersebut diperlukan untuk melawan dugaan ancaman Rusia, sebuah gagasan yang berulang kali dibantah oleh Moskow.

Baca Juga: Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam

Rancangan undang-undang (RUU) tersebut mengikuti seruan Presiden Gitanas Nauseda untuk menghapuskan apa yang dia gambarkan sebagai pembatasan yang “ketinggalan zaman”. Berbicara setelah pertemuan dengan para pemimpin faksi di Parlemen pada hari Kamis lalu, dia berpendapat bahwa Lithuania tidak boleh memberlakukan pembatasan terhadap dirinya sendiri jika keadaan baru muncul di masa depan.

"Pendapat praktisnya bulat. Hampir semua pimpinan fraksi di Parlemen berpandangan bahwa Pasal 137 sudah usang dan tidak boleh hanya diamandemen tapi dihapus," kata Nauseda, yang dikutip Russia Today, Minggu (5/7/2026).

Dia bersikeras bahwa lingkungan keamanan saat ini terus memburuk—sebuah klaim yang telah lama dikaitkan oleh Nauseda dan pejabat Baltik lainnya dengan dugaan ancaman Rusia. Moskow membantah bahwa mereka mempunyai niat untuk menyerang negara-negara NATO, dan menolak klaim tersebut sebagai “omong kosong” yang digunakan untuk memicu histeria anti-Rusia.

Nauseda berargumen bahwa Lithuania kini menjadi satu-satunya anggota NATO yang mempertahankan hak vetonya untuk menjadi tuan rumah senjata nuklir. Dia menunjuk negara tetangganya, Finlandia, yang merupakan sesama anggota NATO dan Uni Eropa yang baru-baru ini mencabut larangan senjata nuklir—yang kini mengizinkan senjata nuklir untuk diimpor, diproduksi, disimpan, dan disebarkan di wilayahnya.

“Akan sangat disayangkan jika kita menjadi titik lemah atau zona abu-abu dalam NATO,” kata Nauseda.

Financial Times melaporkan bulan lalu bahwa AS sedang mempertimbangkan penempatan senjata nuklirnya ke lebih banyak negara NATO di Eropa di sisi timur blok tersebut. Beberapa negara yang berbatasan dengan Rusia, termasuk negara-negara Baltik, telah secara terbuka menyatakan minatnya untuk menjadi tuan rumah bagi mereka.

Perkembangan ini terjadi di tengah militerisasi Eropa yang lebih luas, dimana Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte secara konsisten mendesak negara-negara anggota untuk mengadopsi “pola pikir masa perang".

Pejabat militer Lithuania, Laksamana Muda Giedrius Premeneckas secara terbuka menyatakan bahwa eksklave Kaliningrad Rusia dapat menjadi sasaran militer jika terjadi konflik NATO-Rusia, menurut laporan The Economist. Dia mengatakan wilayah Rusia “tidak akan dikecualikan” dari operasi militer jika terjadi permusuhan.

Rusia telah berulang kali mengecam pembangunan militer NATO di sepanjang perbatasan baratnya, dan menuduh blok tersebut menggunakan dugaan ancaman Rusia untuk membenarkan perluasan kehadiran militernya di Eropa Timur. Negara-negara Baltik dan negara-negara lain yang berbatasan dengan Rusia telah meningkatkan pembelian senjata dan secara rutin mengadakan latihan militer di dekat wilayah Rusia dan Belarusia.

Moskow telah memperingatkan bahwa infrastruktur nuklir NATO apa pun yang ditempatkan di dekat perbatasannya akan dianggap sebagai ancaman militer langsung dan akan memicu respons. Para pejabat Rusia juga mengatakan mereka tetap terbuka untuk berdialog dengan blok tersebut, asalkan hal itu dilakukan dengan pijakan yang setara.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Bersiap Kirim...
Rusia Bersiap Kirim 20 Jet Tempur Su-35 untuk Iran
Rusia Sebut Selat Hormuz...
Rusia Sebut Selat Hormuz Adalah 'Senjata Nuklir'-nya Iran
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Bus Jatuh ke Jurang...
Bus Jatuh ke Jurang Tewaskan Setidaknya 40 Orang di Pakistan
Iran Berduka! Trump...
Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei
Rekomendasi
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
KJP Plus Tahap 1 2026...
KJP Plus Tahap 1 2026 Sudah Cair, Cek Rincian Dana yang Diterima Siswa
Concealer Soulyu Beauty...
Concealer Soulyu Beauty Jadi Favorit Aldi Taher, Solusi Atasi Mata Panda
Berita Terkini
Rusia Bersiap Kirim...
Rusia Bersiap Kirim 20 Jet Tempur Su-35 untuk Iran
Iran Gelar Salat Jenazah...
Iran Gelar Salat Jenazah untuk Khamenei dan 4 Anggota Keluarganya yang Dibunuh AS-Israel
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
Badai Ganas Ancam Gagalkan...
Badai Ganas Ancam Gagalkan Pidato Trump di Hari Kemerdekaan AS, Ribuan Orang Berhamburan Kabur
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
Ayat Al-Quran tentang...
Ayat Al-Qur'an tentang Perang Badar dalam Seremoni Pemakaman Khamenei, Pujian atau Ejekan untuk Arab Saudi?
Infografis
Siapa Lebih Unggul Pakistan...
Siapa Lebih Unggul Pakistan atau India dalam Senjata Nuklir?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved