Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump

Rabu, 01 Juli 2026 - 11:14 WIB
loading...
A A A
Alito menyebut keputusan itu sebagai "kesalahan serius" dan berpendapat anak-anak yang lahir dari imigran ilegal dan "orang asing" lainnya tidak boleh secara otomatis dianggap tunduk pada yurisdiksi AS jika mereka juga memperoleh kewarganegaraan orang tua mereka.

Thomas juga menggambarkan orang asing yang "sementara mengunjungi" AS, termasuk sebagai bagian dari praktik "wisata kelahiran", sebagai "'orang asing', bukan 'subjek'."

Gorsuch mengungkapkan pendapat serupa dengan menyatakan, “Yang penting adalah apakah [orang tua anak tersebut] menjadikan tempat ini sebagai rumah mereka.”

Trump menyebut keputusan pengadilan itu “sangat disayangkan bagi negara kita.” Dalam unggahan di Truth Social, ia mengatakan “kita dapat dengan mudah memperbaikinya di Kongres melalui legislasi” dan mendesak para anggota parlemen untuk mulai mengerjakannya “hari ini” sambil menjanjikan “dukungan penuh dan total” untuk rancangan undang-undang baru yang potensial.

Ketua DPR Mike Johnson juga mengatakan kepada wartawan bahwa ia “sangat kecewa” dengan keputusan pengadilan tersebut.

Dia menambahkan bahwa hal itu akan menyebabkan “tantangan serius ke depan dan kita harus menghadapinya.” Johnson, mantan pengacara konstitusional, mengatakan Amandemen ke-14 disalahgunakan oleh “wisatawan kelahiran.”

Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries (D-NY) menyambut baik keputusan pengadilan tersebut, menyebut perintah Trump “memalukan” dan “jelas melanggar hukum.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
MA dan KPK Gelar Peningkatan...
MA dan KPK Gelar Peningkatan Integritas, Patrialis Akbar : Hakim Harus Jaga 3 Hal Agar Tak Jual Putusan
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved