5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:35 WIB
loading...
A A A
Para pejabat Ukraina belum berkomentar tentang prospek pembatasan serangan jarak jauh, tetapi pada awal Juni, Zelenskyy Zelenskyy menulis surat terbuka kepada Putin dan mengusulkan pertemuan untuk membahas pengakhiran perang Moskow terhadap Kyiv.

Dalam suratnya, Zelenskyy mengatakan kepada Putin bahwa ia telah menghabiskan hampir setengah dari 26 tahun kekuasaannya di Rusia "melancarkan perang melawan Ukraina" dan mengatakan bahwa bahkan warga Rusia pun kini semakin lelah dengan serangan rudal dan drone Ukraina, inflasi, dan kekurangan bahan bakar.

Ia mencatat bahwa dengan fokus AS pada perang melawan Iran, "akan salah jika hanya menunggu sampai perang di Eropa kembali menjadi pusat perhatiannya" dan menyarankan jalan menuju perdamaian.

"Ukraina mengusulkan untuk mengakhiri perang ini melalui keterlibatan langsung antara kita – dan Anda. Saya mengusulkan sebuah pertemuan." … Jika Anda sendiri tidak sampai pada kesimpulan bahwa sudah waktunya untuk mengakhiri perang ini, Ukraina akan terus berjuang untuk mempertahankan eksistensinya,” tambahnya.

Putin mengatakan dia telah menolak proposal tersebut.

5. Ukraian Dibantu NATO

Apakah Rusia sebelumnya pernah menyerukan pembatasan rudal jarak jauh?

Ya. Pada September 2024, Putin memperingatkan bahwa jika negara-negara Barat mengizinkan Ukraina menggunakan senjata jarak jauh mereka untuk menyerang di dalam Rusia, maka itu akan menandakan bahwa NATO juga “berperang” dengan negaranya.

“Ini akan secara signifikan mengubah sifat dasar konflik itu sendiri.” “Itu berarti negara-negara NATO, AS, dan negara-negara Eropa sedang berperang dengan Rusia,” kata Putin kepada televisi pemerintah Rusia.

Namun, pada November 2024, Kyiv mendapat lampu hijau dari AS dan NATO untuk mulai menembakkan rudal jarak jauh yang disediakan oleh negara-negara seperti Inggris, Prancis, dan AS ke wilayah Rusia.

Langkah ini terjadi ketika Moskow mengintensifkan serangannya terhadap Kyiv dan setelah pengerahan pasukan Korea Utara di wilayah Kursk Rusia, yang diserbu oleh pasukan Ukraina pada Agustus 2024. Mereka merebut sejumlah besar wilayah sebelum dipaksa mundur melintasi perbatasan pada tahun 2025.

Meskipun Kyiv menggunakan rudal jarak jauh, Rusia belum menyatakan perang terhadap NATO.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Jangan Sepelekan! Ini...
Jangan Sepelekan! Ini Keutamaan Berjalan Kaki ke Masjid Saat Salat Jumat
Wanita Punya Proteksi...
Wanita Punya Proteksi Alami dari Serangan Jantung, Tapi Bisa Hilang karena Ini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Berita Terkini
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved