Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:35 WIB
loading...
Iran Buat Senjata yang...
Iran buat senjata yang lebih canggih selama perang dengan AS dan Israel. Foto/X
A A A
TEHERAN - Iran berhasil memproduksi perangkat keras militer yang lebih maju dan canggih selama perang agresi AS-Israel yang berlangsung selama 40 hari terakhir.

Juru Bicara Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, mengatakan dalam pernyataannya pada hari Minggu bahwa pada hari-hari terakhir perang, Angkatan Bersenjata Iran menggunakan drone baru yang tahap penelitiannya telah dimulai sebelumnya.

“Kami mampu mengoperasikannya tepat di tengah-tengah perang,” katanya, menambahkan, “Selain itu, kami mengoptimalkan rudal yang digunakan oleh Angkatan Bersenjata, baik Angkatan Darat maupun Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dan memproduksinya dengan kualitas yang jauh lebih tinggi. Ini menunjukkan bahwa meskipun kami menggunakan perangkat keras yang sudah ada, kami tidak mengabaikan penelitian dan pengembangan.”



Melansir Press TV, juru bicara tersebut menyatakan bahwa Angkatan Darat secara serius mengejar rencana di dua bidang, yaitu produksi dalam negeri dan pembelian peralatan canggih dari negara-negara sahabat.

Mengomentari kemajuan terbaru angkatan bersenjata negara itu di bidang produksi berbagai macam senjata, juru bicara militer menyatakan, “Drone yang kami perkenalkan pada hari-hari terakhir perang jauh lebih canggih daripada generasi sebelumnya, seperti Arash-2. Kami akan segera memberi tahu bangsa Iran tentang kemampuannya. Kami akan menggunakan terobosan besar ini untuk membangun masa depan yang lebih aman dan lebih kuat.”

AS dan Israel melancarkan perang agresi kedua mereka terhadap Iran pada 28 Februari, dengan pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, dan beberapa komandan militer berpangkat tinggi.

Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran melakukan 100 gelombang serangan balasan selama 40 hari, menargetkan aset militer AS dan Israel, yang mengakibatkan kerusakan signifikan.

Pada 15 Juni, Washington dan Teheran mengumumkan kesepakatan yang dimediasi Pakistan yang bertujuan untuk menghentikan operasi militer di berbagai front, termasuk Lebanon, membuka kembali Selat Hormuz, dan mencabut blokade laut terhadap Iran.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Israel Incar Pemimpin...
Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 
Rekomendasi
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
Berita Terkini
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved