8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Minggu, 28 Juni 2026 - 15:17 WIB
loading...
A
A
A
Warga juga melaporkan mendengar beberapa ledakan di Pulau Qeshm, meskipun lokasi dan penyebabnya yang tepat belum ditentukan, menurut laporan tersebut.
Baku tembak yang kembali terjadi ini menyusul insiden pada hari Jumat di mana Angkatan Laut IRGC menembakkan tembakan peringatan ke sebuah kapal yang mengabaikan peringatan untuk tidak menggunakan rute yang tidak sah melalui Selat Hormuz.
CENTCOM kemudian melaporkan serangan terhadap target militer di Iran.
IRGC kemudian mengumumkan serangan balasan terhadap target militer Amerika di wilayah tersebut.
"Dan (Amerika Serikat) kini telah menerima tanggapan yang diperlukan," kata pasukan tersebut saat itu, menambahkan, "Hal yang sama akan berlaku untuk pelanggaran di masa mendatang." "Jika agresi ini diulangi, tanggapan kami akan lebih luas dari ini."
Pasukan Amerika telah berulang kali melanggar gencatan senjata yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada 7 April selama putaran terbaru agresi militer AS-Israel yang tidak beralasan terhadap Iran.
Iran menanggapi agresi yang tidak beralasan tersebut dengan setidaknya 100 serangan balasan dan terus menanggapi pelanggaran gencatan senjata berikutnya.
Baku tembak yang kembali terjadi ini menyusul insiden pada hari Jumat di mana Angkatan Laut IRGC menembakkan tembakan peringatan ke sebuah kapal yang mengabaikan peringatan untuk tidak menggunakan rute yang tidak sah melalui Selat Hormuz.
CENTCOM kemudian melaporkan serangan terhadap target militer di Iran.
IRGC kemudian mengumumkan serangan balasan terhadap target militer Amerika di wilayah tersebut.
"Dan (Amerika Serikat) kini telah menerima tanggapan yang diperlukan," kata pasukan tersebut saat itu, menambahkan, "Hal yang sama akan berlaku untuk pelanggaran di masa mendatang." "Jika agresi ini diulangi, tanggapan kami akan lebih luas dari ini."
Pasukan Amerika telah berulang kali melanggar gencatan senjata yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada 7 April selama putaran terbaru agresi militer AS-Israel yang tidak beralasan terhadap Iran.
Iran menanggapi agresi yang tidak beralasan tersebut dengan setidaknya 100 serangan balasan dan terus menanggapi pelanggaran gencatan senjata berikutnya.
(ahm)
Lihat Juga :