AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Minggu, 28 Juni 2026 - 11:14 WIB
loading...
A
A
A
Disebutkan oleh IRGC bahwa berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad, lalu lintas maritim di Selat Hormuz harus berkoordinasi dengan Teheran.
“Mulai sekarang, kapal-kapal yang melanggar akan ditindak lebih keras daripada sebelumnya, dan menghadapi kemungkinan agresi musuh dengan dalih apa pun, bahkan jika agresi tersebut ditujukan pada target kecil seperti tadi malam dan malam ini, akan mendapat respons yang menghancurkan,” imbuh pernyataan IRGC.
Presiden AS Donald Trump telah mengancam akan membuat negara Iran tidak ada lagi jika Amerika Serikat dipaksa untuk melanjutkan perang. Menurutnya, Teheran-lah yang telah melanggar gencatan senjata.
"Pesawat Amerika Serikat baru saja menyerang lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran, dan situs radar pantai, karena melanggar Perjanjian Gencatan Senjata, LAGI!" tulis Trump di Truth Social.
“Mungkin akan tiba saatnya kita tidak lagi mampu bersikap rasional, dan akan terpaksa menyelesaikan secara militer pekerjaan yang telah kita mulai dengan sangat sukses. Jika itu terjadi, Republik Islam Iran tidak akan ada lagi!” lanjut Trump.
“Mulai sekarang, kapal-kapal yang melanggar akan ditindak lebih keras daripada sebelumnya, dan menghadapi kemungkinan agresi musuh dengan dalih apa pun, bahkan jika agresi tersebut ditujukan pada target kecil seperti tadi malam dan malam ini, akan mendapat respons yang menghancurkan,” imbuh pernyataan IRGC.
Presiden AS Donald Trump telah mengancam akan membuat negara Iran tidak ada lagi jika Amerika Serikat dipaksa untuk melanjutkan perang. Menurutnya, Teheran-lah yang telah melanggar gencatan senjata.
"Pesawat Amerika Serikat baru saja menyerang lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran, dan situs radar pantai, karena melanggar Perjanjian Gencatan Senjata, LAGI!" tulis Trump di Truth Social.
“Mungkin akan tiba saatnya kita tidak lagi mampu bersikap rasional, dan akan terpaksa menyelesaikan secara militer pekerjaan yang telah kita mulai dengan sangat sukses. Jika itu terjadi, Republik Islam Iran tidak akan ada lagi!” lanjut Trump.
Lihat Juga :