Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka

Jum'at, 26 Juni 2026 - 21:11 WIB
loading...
Hizbullah Sergap Unit...
Rekaman saat serangan drone Hizbullah menewaskan 4 tentara Israel di Lebanon selatan. Foto/media militer hizbullah
A A A
BEIRUT - Empat tentara Israel, beberapa di antaranya kritis, terluka selama bentrokan dengan pejuang Hizbullah di kota Beit Yahoun, Lebanon selatan. Kabar terbaru itu diungkap media Israel.

Laporan mengatakan para pejuang Perlawanan menyergap unit infanteri Israel menggunakan RPG dan tembakan senjata ringan. Para korban luka berasal dari Brigade ke-769, sementara satu helikopter militer mengevakuasi mereka ke Rumah Sakit Rambam di Haifa.

Sebelumnya pada hari itu, militer Israel mengkonfirmasi kematian seorang tentara lain selama apa yang mereka sebut sebagai "aktivitas operasional" di Lebanon selatan, tanpa mengungkapkan detail lebih lanjut.

Penembakan Israel Berlanjut


Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan artileri Israel menembakkan sekitar 10 peluru ke pinggiran Baraachit dan Beit Yahoun, sementara pasukan Israel juga melakukan tembakan senapan mesin ke arah Beit Yahoun.

Hezbollah mengatakan operasi militer Israel yang berkelanjutan merupakan "pelanggaran terang-terangan" terhadap perjanjian gencatan senjata. Kelompok pejuang itu menambahkan mereka memantau semua pelanggaran Israel terhadap gencatan senjata.

Gencatan senjata tersebut menyusul nota kesepahaman AS-Iran, di mana permusuhan di front Lebanon diharapkan akan berhenti.

Meskipun Hezbollah mengatakan telah mematuhi perjanjian tersebut, pasukan Israel terus melakukan serangan udara, penembakan, dan operasi darat di seluruh Lebanon selatan.

Netanyahu Menegaskan Pendudukan akan Berlanjut


Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Israel akan terus menduduki sebagian Lebanon selatan "selama diperlukan," menggambarkan konflik tersebut sebagai bagian dari perang regional yang lebih luas.

Ia mengatakan telah menginstruksikan militer untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk memastikan "keamanan penduduk utara," dan menegaskan operasi militer akan berlanjut sesuai dengan perkembangan di lapangan.

Netanyahu juga mengklaim Iran, Hizbullah, dan Hamas "tidak lagi dapat berbuat banyak," dan menambahkan Israel telah "mengubah aturan main" di kawasan tersebut.

Baca juga: Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Daftar 25 Pemain Timnas...
Daftar 25 Pemain Timnas Indonesia U-17 Jelang Lawan Malaysia
MPLS 2026 Hadir dengan...
MPLS 2026 Hadir dengan Aturan Baru, Simak 5 Perubahan Utamanya
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Berita Terkini
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved