Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang

Jum'at, 26 Juni 2026 - 19:25 WIB
loading...
A A A
Jaksa AS mengatakan Galanti secara diam-diam mengirimkan foto, informasi, dan perangkat lunak yang terkait dengan desain GTI selama beberapa bulan dalam upaya membantu menciptakan kembali sistem hak milik tersebut.

Untuk menyembunyikan rencana tersebut, Galanti dan rekannya menggunakan pesan terenkripsi, email yang dihapus, dan data transaksi dari akun kerja Galanti, serta membuat faktur fiktif untuk mendokumentasikan transfer dan kemungkinan pembayaran dana.

Divisi Phoenix FBI menyelidiki kasus ini, sementara Asisten Jaksa AS Raymond K Woo dan Matthew Williams menangani penuntutannya.

Meskipun kasus ini tidak menuduh keterlibatan negara Israel, kasus ini telah menghidupkan kembali perhatian pada sejarah yang lebih luas tentang spionase Israel dan operasi pengaruh rahasia yang melibatkan negara-negara sekutu, termasuk AS dan Prancis.

Kasus yang paling terkenal tetaplah kasus Jonathan Pollard, mantan analis intelijen Angkatan Laut AS yang dihukum karena memata-matai untuk Israel.

Israel menyambut Pollard pada tahun 2020 sebagai pahlawan nasional setelah ia pindah ke Tel Aviv, dengan Perdana Menteri saat itu Benjamin Netanyahu menyambutnya saat kedatangan dan memberinya kartu identitas Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved