Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz

Jum'at, 26 Juni 2026 - 18:26 WIB
loading...
Singapura Marah Kapalnya...
Kapal-kapal berada di dekat Selat Hormuz. Foto/anadolu
A A A
SINGAPURA - Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura mengeluarkan pernyataan keras setelah satu proyektil tak dikenal menghantam kapal Ever Lovely berbendera Singapura di Selat Hormuz pada hari Kamis (25/6/2026). Serangan itu terjadi seiring perundingan antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri perang.

“Kapal tersebut telah menyelesaikan transitnya melalui Selat Hormuz dan melanjutkan perjalanannya,” pernyataan tersebut mencatat.

Otoritas Singapura menambahkan bahwa semua 21 awak kapal selamat dalam insiden itu.

Otoritas tersebut menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut, “yang tidak beralasan, tidak dapat dibenarkan, dan merupakan pelanggaran hukum internasional.”

“Semua tindakan yang memengaruhi pelayaran internasional harus sepenuhnya mematuhi hukum internasional, khususnya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut, dan tidak membahayakan keselamatan pelaut dan kapal di laut,” pernyataan tersebut menyimpulkan.

Sementara itu, Kazem Gharibabadi, wakil menteri luar negeri Iran, mengatakan, “Jalur aman melalui Selat Hormuz tidak dapat dijamin untuk kapal yang transit dengan pengaturan yang ambigu, rute paralel, atau pengambilan keputusan di luar pertimbangan Iran sebagai negara pantai.”

“Kerangka kerja yang kredibel harus didasarkan pada koordinasi dengan Iran dan ketentuan paragraf lima dari Nota Kesepahaman Islamabad,” katanya dalam pernyataan di X. “Jika tidak, hasilnya akan berupa penangguhan rute paralel yang telah ditetapkan.”

Nota Kesepahaman 14 poin antara AS dan Iran mewajibkan Iran untuk “melakukan dialog dengan Kesultanan Oman untuk menentukan administrasi dan layanan maritim di masa depan di Selat Hormuz dalam diskusi dengan negara-negara pesisir Teluk Persia lainnya sesuai dengan hukum internasional yang berlaku dan hak kedaulatan negara-negara pesisir Selat Hormuz.”

Baca juga: Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Didier Deschamps Absen...
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis di Piala Dunia 2026 usai Ibunda Meninggal Dunia
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Berita Terkini
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved