Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter

Jum'at, 26 Juni 2026 - 15:03 WIB
loading...
Awas, Virus Ebola Sudah...
Virus Ebola sudah masuk di Prancis. Foto/anadolu
A A A
PARIS - Prancis telah mengkonfirmasi kasus Ebola pertamanya pada seorang dokter yang baru saja kembali dari misi kemanusiaan di Republik Demokratik Kongo (DR Kongo). Kabar itu dilaporkan Kementerian Kesehatan Prancis pada hari Rabu (24/6/2026).

Kementerian mengatakan pasien tersebut dirawat di fasilitas khusus dan dalam kondisi stabil. Ia telah diisolasi sebagai bagian dari tindakan pencegahan.

“Investigasi epidemiologi menyeluruh sedang dilakukan untuk mengidentifikasi individu yang mungkin telah melakukan kontak dengan pasien,” kata kementerian dalam pernyataan.

Menteri Kesehatan Prancis Stephanie Rist kemudian mengkonfirmasi lima orang yang duduk di dekat dokter yang terinfeksi dalam penerbangan ke Prancis telah diidentifikasi dan diisolasi.

Aliansi untuk Aksi Medis Internasional (ALIMA), organisasi nirlaba yang terlibat dalam respons Ebola di DR Kongo, mengatakan pasien tersebut adalah seorang dokter yang bekerja dengan tim mereka.

Kasus ini terjadi di tengah wabah Ebola yang sedang berlangsung di Kongo timur. Sejak wabah yang terkait dengan strain Bundibugyo dari virus tersebut dimulai pada 15 Mei, 1.094 kasus terkonfirmasi telah tercatat dan 277 kematian dilaporkan, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Rabu.

Setidaknya 75 petugas kesehatan telah terinfeksi, 17 di antaranya meninggal, menurut Direktur Darurat WHO Marie Roseline Belizaire. Strain Bundibugyo saat ini belum memiliki vaksin atau pengobatan khusus yang disetujui.

Bulan lalu, AS menolak masuknya penerbangan Air France yang membawa penumpang dari DR Kongo dengan pembatasan terkait Ebola yang lebih ketat, memaksa pesawat tersebut untuk dialihkan ke Kanada.

Washington memperketat langkah-langkah perjalanan sebagai respons terhadap wabah tersebut pada 18 Mei, yang mengharuskan pelancong yang tiba dari DR Kongo, Sudan Selatan, dan Uganda untuk memasuki AS hanya melalui Bandara Internasional Washington Dulles.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan meskipun wabah Ebola di DR Kongo "terus melampaui respons," risiko penyebaran internasional yang lebih luas tetap rendah.

Tedros mengatakan kepada wartawan bahwa kurang dari 30 kasus Ebola telah terdeteksi di luar Afrika dalam 50 tahun terakhir.

Dia menambahkan Prancis dan negara-negara lain di Eropa tidak boleh "bereaksi berlebihan," seperti yang dilaporkan Reuters.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Eropa (ECDC) juga menilai risiko tersebut sebagai "sangat rendah bagi populasi umum Eropa," menurut pernyataan Kementerian Kesehatan Prancis.

Baca juga: Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Kolombia Pecundangi...
Kolombia Pecundangi RD Kongo, Daniel Munoz Cetak Gol Penentu Kemenangan
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Prancis Juara Grup I,...
Prancis Juara Grup I, Senegal Pesta Gol ke Gawang Irak
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved