Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan

Jum'at, 26 Juni 2026 - 10:12 WIB
loading...
A A A
"Gempa terkuat yang melanda Venezuela dalam 126 tahun terakhir akan membutuhkan "upaya kolektif besar-besaran," kata kepala bantuan PBB Tom Fletcher dalam sebuah pernyataan.

Bandara internasional di La Guaira telah ditutup setelah mengalami kerusakan serius. Kondisi ini mengancam akan mempersulit upaya bantuan.

Seorang warga negara Italia dan seorang warga negara Portugal termasuk di antara korban tewas, kata pejabat dari kedua negara tersebut.

Getaran Tersasa hingga Kolombia dan Brasil


Pantai utara Venezuela terletak di perbatasan antara lempeng tektonik Karibia dan Amerika Selatan, tetapi belum mengalami gempa signifikan sejak tahun 1997, ketika 73 orang tewas. Gempa lain pada tahun 1967 menewaskan 236 orang.

Gempa bumi berkek magnitudo 7,5 pada hari Rabu adalah yang terkuat sejak 29 Oktober 1900, ketika gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang lepas pantai.

Gempa tersebut dirasakan di Kolombia, negara tetangga, di mana penduduk di Bogota mengevakuasi diri dari bangunan sebagai tindakan pencegahan.

Getaran juga dilaporkan di beberapa kota di Brasil utara, menurut jaringan pemantauan seismik negara tersebut.

Adegan kepanikan dan kehancuran juga terjadi di ibu kota Caracas, di mana banyak orang menghabiskan malam dengan tidur di jalanan atau di dalam mobil mereka.

Rita Gomez (60), pergi ke ibu kota setelah melihat di media sosial bahwa bangunan tempat putrinya tinggal telah runtuh dan putrinya tidak menjawab teleponnya.

Dia mengatakan kepada AFP bahwa alat berat telah tiba. "Ada banyak kerja sama dari para tetangga. Kami percaya kepada Tuhan bahwa mereka akan menemukannya hidup-hidup," ujarnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
Iran Menggila! Markas...
Iran Menggila! Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania Dibombardir
Hubungan yang Unik,...
Hubungan yang Unik, Menlu Iran Kunjungi Qatar Setelah Militernya Serang Doha
Rekomendasi
Dekopin Siap Kawal Amanat...
Dekopin Siap Kawal Amanat Presiden Prabowo Jadikan Koperasi Motor Utama Ekonomi Rakyat
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved