Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Selasa, 23 Juni 2026 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
Bulan lalu, Rusia dan Belarusia melakukan latihan nuklir gabungan pertama mereka. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, "Pencegahan nuklir melindungi kedaulatan kedua negara pada saat ketegangan global yang meningkat, serta munculnya ancaman dan risiko baru.”
Moskow telah memperingatkan bahwa dukungan militer NATO untuk Ukraina dan meningkatnya militerisasi Eropa dapat menyebabkan konflik yang lebih luas.
“Konfrontasi langsung antara NATO dan Rusia dapat dengan cepat meningkat menjadi pertukaran serangan nuklir, dengan konsekuensi yang dahsyat,” tulis Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov dalam sebuah artikel opini baru-baru ini yang ditolak oleh Politico Europe.
Lavrov juga menyatakan “keprihatinan mendalam” atas usulan Prancis untuk memperluas penangkal nuklirnya ke Jerman dan anggota NATO lainnya.
Berbicara di Forum Ekonomi Internasional St Petersburg bulan ini, Putin menegaskan kembali bahwa Rusia tidak akan menyerang anggota NATO kecuali Rusia diserang terlebih dahulu.
Moskow telah memperingatkan bahwa dukungan militer NATO untuk Ukraina dan meningkatnya militerisasi Eropa dapat menyebabkan konflik yang lebih luas.
“Konfrontasi langsung antara NATO dan Rusia dapat dengan cepat meningkat menjadi pertukaran serangan nuklir, dengan konsekuensi yang dahsyat,” tulis Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov dalam sebuah artikel opini baru-baru ini yang ditolak oleh Politico Europe.
Lavrov juga menyatakan “keprihatinan mendalam” atas usulan Prancis untuk memperluas penangkal nuklirnya ke Jerman dan anggota NATO lainnya.
Berbicara di Forum Ekonomi Internasional St Petersburg bulan ini, Putin menegaskan kembali bahwa Rusia tidak akan menyerang anggota NATO kecuali Rusia diserang terlebih dahulu.
(mas)
Lihat Juga :