AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China

Senin, 22 Juni 2026 - 12:32 WIB
loading...
A A A
Militer AS berencana menggunakan sistem Typhon, yang ditempatkan di Kanoya, dalam latihan tembak langsung Orient Shield bersama Pasukan Bela Diri Darat Jepang yang dijadwalkan pada bulan September, kemudian memindahkan dan menyimpannya di pangkalan militer AS di Jepang pada pertengahan Oktober.

Laporan Nikkei menyatakan, meskipun pasukan AS dan Jepang mengatakan ini bukan penempatan operasional langsung, namun pandangan di dalam pemerintah Jepang menunjukkan bahwa mempertahankannya dalam keadaan siap pakai itu sendiri berfungsi sebagai pencegah terhadap China.

Militer AS pertama kali menempatkan sistem Typhon di Pangkalan Udara Korps Marinir Iwakuni di Prefektur Yamaguchi selama latihan gabungan AS-Jepang tahun 2023, Resolute Dragon, tetapi menariknya beberapa bulan kemudian. Pada saat itu, China memprotes keras, dengan menyatakan: “Ini meningkatkan risiko konfrontasi militer di Asia Timur.”

Typhon adalah sistem peluncur rudal jarak menengah tipe kontainer yang dirancang terutama untuk meluncurkan rudal jelajah Tomahawk dan rudal multiguna SM-6 di darat.

Jika Jepang—yang akan mulai mengimpor rudal Tomahawk dengan jangkauan sekitar 1.600 km pada paruh kedua tahun ini—meluncurkannya dari Kanoya, rudal tersebut dapat mencapai daerah pesisir timur China seperti Shanghai, Zhejiang, dan Fujian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Balas Gelombang Serangan...
Balas Gelombang Serangan AS, Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Bahrain dan Yordania
Perang Meluas, Kelompok...
Perang Meluas, Kelompok Houthi Serang Arab Saudi
Rekomendasi
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia...
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia usai Pelantikan oleh Kapolri Juli 2026, Ini Nama-namanya
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Prancis Terhenti di...
Prancis Terhenti di Semifinal, Macron: Terima Kasih Les Bleus
Berita Terkini
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved