Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout

Senin, 22 Juni 2026 - 09:57 WIB
loading...
A A A
2. Komite menyepakati peta jalan yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan akhir dalam waktu 60 hari. Jangka waktu ini juga membuka jalan bagi dimulainya pembicaraan teknis lebih lanjut.

3. AS dan Iran sepakat untuk membentuk "jalur komunikasi" untuk menghindari insiden di Selat Hormuz. "Sebuah jalur komunikasi antara para pihak telah dibentuk untuk menghindari perselisihan dan miskomunikasi yang bertujuan untuk memastikan jalur aman bagi kapal-kapal komersial melalui Selat Hormuz," kata Pakistan dan Qatar dalam pernyataan bersama.

4. Kedua negara juga sepakat untuk membentuk sel dekonfliksi yang melibatkan Amerika Serikat, Iran, dan Lebanon, yang difasilitasi oleh para mediator. Mekanisme ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan terhadap penghentian operasi militer di Lebanon sebagaimana diuraikan dalam MoU.

Pembicaraan Teknis Berlanjut


Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada Senin pagi bahwa mediasi Pakistan dan Qatar telah menghasilkan kemajuan besar untuk mengakhiri Perang Lebanon.

Dalam sebuah unggahan di X, dia mengatakan: "Mediasi Pakistan dan Qatar yang tak kenal lelah telah menghasilkan kemajuan besar untuk mengakhiri Perang Lebanon. Ekspor minyak dan petrokimia dibebaskan, blokade dicabut, beberapa aset yang dibekukan dilepaskan, dan rencana rekonstruksi dan pembangunan besar diluncurkan untuk Iran. Uji coba nyata pertama: Sel dekonfliksi Lebanon."

Tim AS dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance dan termasuk Jared Kushner dan Steve Witkoff. Negosiator Iran dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
Sejarah Wonderwall Milik...
Sejarah Wonderwall Milik Oasis Jadi Anthem Suporter Inggris di Piala Dunia 2026
Perjalanan Prancis dan...
Perjalanan Prancis dan Spanyol: Siapa Layak ke Final Piala Dunia 2026?
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
Berita Terkini
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved