Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout

Senin, 22 Juni 2026 - 09:57 WIB
loading...
A A A
Media pemerintah Iran mengatakan pembicaraan memasuki "fase sulit" dan dihentikan setelah apa yang digambarkan sebagai pesan yang menghina oleh presiden AS. Ditambahkan bahwa delegasi Iran bertemu dengan mediator Qatar sebelum meninggalkan tempat negosiasi.

Namun, diskusi tingkat tinggi berlanjut dan berakhir pada dini hari Senin, dengan Qatar dan Pakistan mengatakan bahwa pembicaraan tingkat teknis akan berlanjut sepanjang sisa pekan ini.

Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh Qatar dan Pakistan, kesimpulan Lake Lucerne Summit—pertemuan komite tingkat tinggi (KTT) pertama yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran—diumumkan.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa KTT tersebut berlangsung dalam "suasana positif dan konstruktif," dengan kemajuan yang menggembirakan.

Kesepakatan Utama Iran-AS


Ini sejumlah keputusan dan mekanisme utama yang disepakati Iran dan AS selama perundingan:

1. Iran dan AS sepakat untuk membentuk Komite Tingkat Tinggi, yang akan memberikan pengawasan politik terhadap mediasi. Kepala negosiator akan secara teratur melapor kepada Komite Tingkat Tinggi dan memimpin kelompok kerja yang berfokus pada nuklir, sanksi, dan kelompok pemantauan dan penyelesaian sengketa untuk memastikan implementasi MoU yang efektif, dan pada hal-hal lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Kebakaran Hebat Pub...
Kebakaran Hebat Pub di Thailand, 27 Orang Tewas
Rekomendasi
Memperkuat Komunikasi...
Memperkuat Komunikasi Partisipatif Koperasi Untuk Ekonomi Kerakyatan
Konservasi Gajah Masuk...
Konservasi Gajah Masuk Babak Baru, IUCN Apresiasi Kebijakan Menhut
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
Berita Terkini
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved