Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Minggu, 21 Juni 2026 - 11:50 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu dari dua buronan itu adalah seorang pria berusia 34 tahun yang sedang dalam masa bebas dengan jaminan atas kasus penculikan, dengan syarat yang melarangnya melakukan perjalanan internasional.
Yang kedua adalah seorang pria berusia 35 tahun dengan tiga surat perintah penangkapan yang belum dilaksanakan, termasuk untuk kasus pasokan dan pembuatan narkoba komersial dalam jumlah besar.
Sekembalinya ke Australia, pilot tersebut ditangkap oleh petugas AFP. Dia dijadwalkan diadili pada hari Jumat.
“Penerbangan gelap melibatkan pesawat ringan yang mencatat rencana penerbangan palsu atau tidak ada sama sekali, terbang pada ketinggian yang sangat rendah, atau mematikan sistem pemantauan penerbangan untuk menghindari penegakan hukum,” kata Inspektur Detektif Adrian Telfer.
“Penerbangan ini sangat ceroboh dan siapa pun yang terlibat sangat mempertaruhkan nyawa mereka dan orang-orang di dalam pesawat," ujarnya, tanpa merinci identitas pilot dan dua buronan yang dimaksud.
Yang kedua adalah seorang pria berusia 35 tahun dengan tiga surat perintah penangkapan yang belum dilaksanakan, termasuk untuk kasus pasokan dan pembuatan narkoba komersial dalam jumlah besar.
Sekembalinya ke Australia, pilot tersebut ditangkap oleh petugas AFP. Dia dijadwalkan diadili pada hari Jumat.
“Penerbangan gelap melibatkan pesawat ringan yang mencatat rencana penerbangan palsu atau tidak ada sama sekali, terbang pada ketinggian yang sangat rendah, atau mematikan sistem pemantauan penerbangan untuk menghindari penegakan hukum,” kata Inspektur Detektif Adrian Telfer.
“Penerbangan ini sangat ceroboh dan siapa pun yang terlibat sangat mempertaruhkan nyawa mereka dan orang-orang di dalam pesawat," ujarnya, tanpa merinci identitas pilot dan dua buronan yang dimaksud.
(mas)
Lihat Juga :