Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera

Jum'at, 19 Juni 2026 - 22:30 WIB
loading...
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Pendukung Hizbullah mengibarkan bendera kelompok itu di Lebanon. Foto/anadolu
A A A
BEIRUT - Dua sumber Hizbullah mengatakan kelompok tersebut telah menerapkan gencatan senjata dengan Israel. Hal ini terjadi setelah seorang pejabat senior Amerika Serikat mengatakan kedua pihak telah menyetujui gencatan senjata yang akan dimulai pukul 16.00 waktu setempat (13:00 GMT) hari ini.

Meski demikian, setengah jam setelah gencatan senjata seharusnya berlaku antara Israel dan Hizbullah, telah terjadi empat serangan udara signifikan di Lebanon selatan – satu di kota Nabatieh, dua di Kfar Tebnit dan satu lagi di Kfar Sir. Telah terjadi juga penembakan artileri Israel di lokasi terpisah.

Rasanya tidak seperti gencatan senjata. Sebaliknya, ada perasaan déjà vu. Setiap kali gencatan senjata diumumkan, kita melihat peningkatan aktivitas militer di lapangan.

Jurnalis Al Jazeera juga telah mendengar dari juru bicara militer Israel, yang mengatakan pasukan Israel mempertahankan "kebebasan operasional" untuk menanggapi ancaman di Lebanon selatan dan untuk bertindak melawan Hizbullah.

Hal itu membuat banyak orang di sini mempertanyakan apa sebenarnya arti gencatan senjata.

Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, mengatakan pasukan Israel mempertahankan "kebebasan operasional penuh" di Lebanon dan akan terus bertindak melawan apa yang digambarkan Israel sebagai ancaman dari Hizbullah.

Dalam unggahan di X, Adraee menuduh Hizbullah melanggar gencatan senjata "dalam upaya untuk mencegah pasukan kami menyelesaikan penghancuran kemampuan mereka".

Masih belum jelas apakah ini merujuk pada gencatan senjata, yang dilaporkan kantor berita Reuters, yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 4 sore waktu setempat (1 siang GMT), atau perjanjian gencatan senjata sebelumnya.

Adraee mengatakan militer Israel telah menyerang lebih dari 100 target Hizbullah di seluruh Lebanon, termasuk di Lembah Bekaa dan Nabatieh, dan mengklaim "puluhan" orang tewas dalam serangan tersebut.

Juru bicara tersebut mengatakan militer Israel akan "menikmati kebebasan operasional penuh untuk menghilangkan ancaman di setiap area di mana Kepala Staf Umum telah menginstruksikan penyediaan semua kemampuan kepada pasukan militer di lapangan."

Baca juga: Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved