Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan

Jum'at, 19 Juni 2026 - 14:29 WIB
loading...
Komite Administrasi...
Pemandangan udara dari Sheikh Ridwan di Kota Gaza, Gaza, menunjukkan kerusakan parah yang tertinggal setelah tentara Israel mundur menyusul kesepakatan gencatan senjata, pada 25 Oktober 2025. Foto/Mahmoud Abu Hamda/Anadolu Agency
A A A
JALUR GAZA - Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG) mengatakan mereka telah menetapkan prioritas untuk pemulihan dan rekonstruksi dan siap memulai operasi lapangan “setelah kondisi memungkinkan.” Pengumuman tersebut disampaikan selama pertemuan koordinasi yang dipimpin ketua komite Ali Shaath dengan perwakilan Uni Eropa, Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan Bank Dunia untuk membahas hasil penilaian cepat atas kerusakan dan kebutuhan di Jalur Gaza.

Menurut pernyataan yang diterbitkan komite di X, Shaath mengatakan komite telah mengadopsi penilaian tersebut sebagai “referensi utama” untuk mempersiapkan rencana dan program pemulihan dan rekonstruksi.

Ia menambahkan komite telah menyelesaikan prioritas sektoral dan rencana implementasi, sehingga memungkinkan untuk segera memulai pekerjaan “setelah kondisi yang diperlukan terpenuhi.”

Shaath mengatakan prioritas telah diidentifikasi di sektor kesehatan, perumahan, infrastruktur, ekonomi, pertanian, telekomunikasi, dan perlindungan sosial untuk memastikan sumber daya diarahkan ke kebutuhan yang paling mendesak.

Perwakilan Uni Eropa, PBB, dan Bank Dunia mempresentasikan temuan utama dari penilaian tersebut, termasuk skala kerusakan dan kerugian di sektor-sektor vital dan kebutuhan yang diperlukan untuk memulihkan layanan dasar dan mendukung pemulihan ekonomi dan sosial di Gaza, demikian pernyataan tersebut.

Para peserta menekankan upaya pemulihan dan rekonstruksi harus dipimpin warga Palestina, menyoroti peran komite dalam mengoordinasikan upaya nasional dan internasional serta mempersiapkan proses rekonstruksi yang berkelanjutan.

Pada akhir pertemuan, mereka menegaskan kembali komitmen mereka melanjutkan kerja sama teknis dan koordinasi dengan komite dalam mendukung upaya pemulihan, rekonstruksi, dan pembangunan berkelanjutan di Gaza.

Komite, badan non-politik yang bertugas mengelola urusan sipil sehari-hari di Gaza, mulai beroperasi dari Kairo pada bulan Januari tetapi belum memulai pekerjaan di dalam Jalur Gaza.

Pada hari Rabu, Hamas mengatakan telah mengadakan pembicaraan dengan mediator dan perwakilan Dewan Perdamaian tentang penyelesaian implementasi perjanjian gencatan senjata Gaza dan beralih ke fase kedua.

Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengatakan pembicaraan tersebut telah mencapai "pemahaman luas" mengenai beberapa isu, termasuk masuknya komite dan pasukan internasional ke Gaza serta masalah senjata Palestina.

Baca juga: Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Berita Terkini
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Infografis
2 Alasan Hamas Sudah...
2 Alasan Hamas Sudah Memiliki Kendali Penuh di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved