Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Selasa, 16 Juni 2026 - 13:43 WIB
loading...
PM Inggris Keir Starmer (kanan) umumkan London akan memasok uranium yang diperkaya ke Ukraina dan menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia. Foto/RTE
A
A
A
LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer mengatakan London akan memasok uranium yang diperkaya ke Ukraina untuk pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN)-nya. London juga menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia.
Starmer menyampaikan pengumuman itu pada hari Senin atau menjelang sesi KTT G7. Dalam pernyataan yang disampaikan kantornya, pemimpin Inggris itu mengecam apa yang dia sebut sebagai "serangan barbar" Rusia terhadap Ukraina.
Baca Juga: Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
"Inggris meningkatkan upaya dengan memutus pendapatan yang membiayai perang [Presiden Rusia Vladimir] Putin dan memberi daya bagi Ukraina selama musim dingin mendatang," bunyi pernyataan Starmer, yang dikutip AFP, Selasa (16/6/2026).
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dijadwalkan menghadiri pertemuan puncak tujuh kekuatan dunia terkemuka (KTT G7) di kota resor Prancis; Evian-les-Bains, hari ini. KTT tersebut digelar 15 hingga 17 Juni, di mana sekutu berupaya untuk "memiringkan keseimbangan" demi Kyiv setelah lebih dari empat tahun perang melawan Moskow.
Kemunculan Zelensky terjadi setelah serangan rudal Rusia kemarin menewaskan sedikitnya 11 orang di seluruh Ukraina dan memicu kebakaran di salah satu biara Ortodoks terpenting di ibu kota.
"Kesepakatan energi ini akan memberi daya listrik bagi Ukraina selama dua tahun ke depan," kata kantor Starmer, mengacu pada rencana memasok uranium yang diperkaya ke Kyiv.
Starmer—yang berada di bawah tekanan di dalam negeri setelah menteri pertahanannya mengundurkan diri dalam perselisihan mengenai pengeluaran militer pekan lalu—akan mengatakan kepada para pemimpin pada sesi tersebut bahwa G7 secara kolektif harus melangkah lebih jauh untuk memastikan Ukraina mendapatkan perdamaian yang adil dan abadi yang layak didapatkannya.
"Kami akan berdiri bersama Ukraina selama dibutuhkan dan pengumuman ini memperkuat hal itu," kata Starmer, menurut kantornya.
Menurutnya, sekitar £210 juta pembiayaan ekspor akan memungkinkan Urenco yang berbasis di Inggris untuk memasok uranium yang diperkaya ke produsen tenaga nuklir Ukraina, Energoatom.
Lebih lanjut, kantor Starmer mengatakan sanksi baru tersebut akan mencekik upaya perang Rusia di berbagai front dengan menargetkan armada bayangan ilegal Rusia dan jaringan keuangan yang digunakan untuk menghindari sanksi.
Starmer menyampaikan pengumuman itu pada hari Senin atau menjelang sesi KTT G7. Dalam pernyataan yang disampaikan kantornya, pemimpin Inggris itu mengecam apa yang dia sebut sebagai "serangan barbar" Rusia terhadap Ukraina.
Baca Juga: Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
"Inggris meningkatkan upaya dengan memutus pendapatan yang membiayai perang [Presiden Rusia Vladimir] Putin dan memberi daya bagi Ukraina selama musim dingin mendatang," bunyi pernyataan Starmer, yang dikutip AFP, Selasa (16/6/2026).
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dijadwalkan menghadiri pertemuan puncak tujuh kekuatan dunia terkemuka (KTT G7) di kota resor Prancis; Evian-les-Bains, hari ini. KTT tersebut digelar 15 hingga 17 Juni, di mana sekutu berupaya untuk "memiringkan keseimbangan" demi Kyiv setelah lebih dari empat tahun perang melawan Moskow.
Kemunculan Zelensky terjadi setelah serangan rudal Rusia kemarin menewaskan sedikitnya 11 orang di seluruh Ukraina dan memicu kebakaran di salah satu biara Ortodoks terpenting di ibu kota.
"Kesepakatan energi ini akan memberi daya listrik bagi Ukraina selama dua tahun ke depan," kata kantor Starmer, mengacu pada rencana memasok uranium yang diperkaya ke Kyiv.
Starmer—yang berada di bawah tekanan di dalam negeri setelah menteri pertahanannya mengundurkan diri dalam perselisihan mengenai pengeluaran militer pekan lalu—akan mengatakan kepada para pemimpin pada sesi tersebut bahwa G7 secara kolektif harus melangkah lebih jauh untuk memastikan Ukraina mendapatkan perdamaian yang adil dan abadi yang layak didapatkannya.
"Kami akan berdiri bersama Ukraina selama dibutuhkan dan pengumuman ini memperkuat hal itu," kata Starmer, menurut kantornya.
Menurutnya, sekitar £210 juta pembiayaan ekspor akan memungkinkan Urenco yang berbasis di Inggris untuk memasok uranium yang diperkaya ke produsen tenaga nuklir Ukraina, Energoatom.
Lebih lanjut, kantor Starmer mengatakan sanksi baru tersebut akan mencekik upaya perang Rusia di berbagai front dengan menargetkan armada bayangan ilegal Rusia dan jaringan keuangan yang digunakan untuk menghindari sanksi.
(mas)
Lihat Juga :