Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Senin, 15 Juni 2026 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang negaranya telah menjadi mediator dalam pembicaraan tersebut, mengumumkan bahwa "kesepakatan damai" antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah tercapai setelah "negosiasi intensif."
Sharif menyatakan bahwa berdasarkan kesepakatan tersebut, kedua belah pihak telah menyatakan pengakhiran segera dan permanen operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon.
Kesepakatan ini terjadi hampir 110 hari setelah koalisi AS-Israel melancarkan perang agresi yang tidak beralasan dan ilegal terhadap Republik Islam. Meskipun gencatan senjata pada awal April, para agresor terus melakukan terorisme maritim serta serangan terhadap Lebanon.
Iran tetap berpendapat bahwa perjanjian pengakhiran perang harus mencakup semua front dan juga harus mengamankan kepentingan nasional.
Sharif menyatakan bahwa berdasarkan kesepakatan tersebut, kedua belah pihak telah menyatakan pengakhiran segera dan permanen operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon.
Kesepakatan ini terjadi hampir 110 hari setelah koalisi AS-Israel melancarkan perang agresi yang tidak beralasan dan ilegal terhadap Republik Islam. Meskipun gencatan senjata pada awal April, para agresor terus melakukan terorisme maritim serta serangan terhadap Lebanon.
Iran tetap berpendapat bahwa perjanjian pengakhiran perang harus mencakup semua front dan juga harus mengamankan kepentingan nasional.
(ahm)
Lihat Juga :