Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh

Senin, 15 Juni 2026 - 16:25 WIB
loading...
Perdamaian Segera Terwujud,...
Militer Iran klaim keinginan rakyat sudah dipaksakan kepada musuh. Foto/X
A A A
TEHERAN - Pusat komando utama angkatan bersenjata Iran mengatakan kehendak bangsa Iran telah berhasil dipaksakan kepada musuh. Itu diwujudkan dalam 14 poin persyaratan yang disampaikan Iran kepada AS.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Senin pagi, Markas Besar Khatam al-Anbiya memuji rakyat Republik Islam Iran yang tangguh atas kemenangan gemilang mereka.

Pernyataan itu juga memuji mereka yang bertugas di angkatan bersenjata, serta front perlawanan, atas "tekad yang tak tergoyahkan" mereka selama lebih dari 100 hari perang.

"Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa dan di bawah komando Pemimpin Revolusi Islam, rakyat Iran dan para pejuangnya telah membuktikan bahwa musuh-musuh Amerika dan Zionis yang hina tidak punya pilihan selain menerima kekalahan dan menyerah," demikian pernyataan tersebut, dilansir Press TV.



Pusat komando militer tertinggi lebih lanjut menekankan bahwa "kemauan Ilahi dan sekuat baja" bangsa Iran kini berdiri sebagai "penghalang yang tak tergoyahkan" terhadap segala bentuk agresi, menunjukkan bahwa jalan perlawanan tetap menjadi satu-satunya jalan menuju kemenangan.

Pernyataan tersebut disampaikan tak lama setelah Kementerian Luar Negeri Iran mengumumkan bahwa nota kesepahaman (MoU) antara Iran dan Amerika Serikat telah diselesaikan dan akan ditandatangani secara resmi pada hari Jumat di Swiss.

Dalam pernyataan yang dimuat oleh media lokal pada Senin dini hari, Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi mengkonfirmasi bahwa teks MoU Islamabad telah diselesaikan.

"Penandatanganan resmi nota kesepahaman Islamabad akan berlangsung pada hari Jumat di Swiss," katanya.

"Mulai malam ini, blokade angkatan laut AS terhadap Iran akan diakhiri," tambah Gharibabadi, seraya menyatakan "pengakhiran segera dan permanen perang dan operasi militer di berbagai front, termasuk Lebanon."

Sebelumnya, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang negaranya telah menjadi mediator dalam pembicaraan tersebut, mengumumkan bahwa "kesepakatan damai" antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah tercapai setelah "negosiasi intensif."

Sharif menyatakan bahwa berdasarkan kesepakatan tersebut, kedua belah pihak telah menyatakan pengakhiran segera dan permanen operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon.

Kesepakatan ini terjadi hampir 110 hari setelah koalisi AS-Israel melancarkan perang agresi yang tidak beralasan dan ilegal terhadap Republik Islam. Meskipun gencatan senjata pada awal April, para agresor terus melakukan terorisme maritim serta serangan terhadap Lebanon.

Iran tetap berpendapat bahwa perjanjian pengakhiran perang harus mencakup semua front dan juga harus mengamankan kepentingan nasional.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Breaking News, Kejaksaan...
Breaking News, Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa!
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 79-80: Rencana Dipa Bungkam Danang Gagal Total
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved