Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Jum'at, 12 Juni 2026 - 08:05 WIB
loading...
A
A
A
Peringatannya muncul ketika anggota NATO Eropa terus memperluas pengeluaran militer dan memperkeras retorika mereka terhadap Moskow.
Presiden Ceko Petr Pavel baru-baru ini mendesak NATO untuk "menunjukkan taringnya" kepada Rusia, sementara para komandan senior Barat menyerukan agar Eropa bersiap untuk kemungkinan perang tahun 2030 dengan Moskow.
Di Jerman, tokoh oposisi dari sayap kanan AfD dan BSW pimpinan Sahra Wagenknecht juga secara konsisten mengkritik kebijakan Berlin terhadap Ukraina, menyerukan dialog baru dengan Rusia, penghentian pengiriman senjata ke Kyiv, dan peninjauan kembali sanksi yang menurut mereka telah menghancurkan ekonomi Jerman sendiri.
Moskow berulang kali membantah klaim bahwa mereka berencana untuk menyerang NATO atau Uni Eropa, di mana Presiden Rusia Vladimir Putin menyebutnya sebagai "omong kosong" dan "provokasi" yang digunakan untuk membenarkan militerisasi.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov juga menekankan bahwa Rusia tidak berniat menyerang Eropa kecuali diserang terlebih dahulu, dan menuduh kepemimpinan Jerman dan Uni Eropa mengubah blok tersebut menjadi "Reich Keempat".
Presiden Ceko Petr Pavel baru-baru ini mendesak NATO untuk "menunjukkan taringnya" kepada Rusia, sementara para komandan senior Barat menyerukan agar Eropa bersiap untuk kemungkinan perang tahun 2030 dengan Moskow.
Di Jerman, tokoh oposisi dari sayap kanan AfD dan BSW pimpinan Sahra Wagenknecht juga secara konsisten mengkritik kebijakan Berlin terhadap Ukraina, menyerukan dialog baru dengan Rusia, penghentian pengiriman senjata ke Kyiv, dan peninjauan kembali sanksi yang menurut mereka telah menghancurkan ekonomi Jerman sendiri.
Moskow berulang kali membantah klaim bahwa mereka berencana untuk menyerang NATO atau Uni Eropa, di mana Presiden Rusia Vladimir Putin menyebutnya sebagai "omong kosong" dan "provokasi" yang digunakan untuk membenarkan militerisasi.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov juga menekankan bahwa Rusia tidak berniat menyerang Eropa kecuali diserang terlebih dahulu, dan menuduh kepemimpinan Jerman dan Uni Eropa mengubah blok tersebut menjadi "Reich Keempat".
(mas)
Lihat Juga :