Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump. Foto/picture alliance
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuat pengumuman tersebut di platform media sosial Truth. Dia mengancam segera menyerang Iran dan merebut Pulau Kharg.
“Pada suatu saat di masa mendatang, kita akan merebut Pulau Kharg, dan titik-titik infrastruktur minyak lainnya, dan mengambil alih kendali penuh atas Pasar Minyak dan Gas mereka, seperti yang telah kita lakukan dengan Venezuela,” katanya.
Trump juga mengulangi klaimnya bahwa kemampuan angkatan bersenjata Iran telah dihancurkan.
Sementara itu, juru bicara Kementerian Pertahanan Kuwait mengatakan angkatan bersenjata telah menangani 24 drone musuh di wilayah udaranya selama 48 jam terakhir.
Mayor Jenderal Saud Abdulaziz Al-Otaibi menambahkan serangan Iran telah mengakibatkan “kerusakan material terbatas tanpa korban jiwa.”
“Angkatan bersenjata menegaskan kinerja berkelanjutan mereka dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan efisien, dalam kerangka kesiapan dan persiapan, untuk meningkatkan keamanan nasional dan menjaga keselamatan warga negara dan penduduk,” tambahnya.
Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri India, Randhir Jaiswal, menyerukan agar serangan terhadap kapal dihentikan, setelah tiga warga India tewas dalam serangan AS terhadap satu kapal tanker minyak di Teluk.
Sebelumnya hari ini, Jaiswal mengatakan kepada wartawan bahwa kapal lain, Jalveer, diserang oleh Angkatan Laut AS.
Militer AS mengkonfirmasi pada hari Kamis bahwa mereka telah melumpuhkan kapal tanker minyak ketiga di Teluk Oman semalam.
“Serangan-serangan ini harus dihentikan, dan kami menegaskan kembali seruan kami untuk dialog dan diplomasi guna memastikan kembalinya perdamaian dan stabilitas di kawasan ini secepatnya,” kata Jaiswal.
Ia menambahkan, “Serangan yang sedang berlangsung terhadap kapal-kapal di kawasan ini sangat mengkhawatirkan dan merupakan konsekuensi langsung dari konflik yang sedang berlangsung di sana.”
Sebelumnya kami melaporkan India memanggil wakil kepala misi AS, Jason Meeks, dan menyampaikan “protes keras”.
Baca juga: Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
“Pada suatu saat di masa mendatang, kita akan merebut Pulau Kharg, dan titik-titik infrastruktur minyak lainnya, dan mengambil alih kendali penuh atas Pasar Minyak dan Gas mereka, seperti yang telah kita lakukan dengan Venezuela,” katanya.
Trump juga mengulangi klaimnya bahwa kemampuan angkatan bersenjata Iran telah dihancurkan.
Sementara itu, juru bicara Kementerian Pertahanan Kuwait mengatakan angkatan bersenjata telah menangani 24 drone musuh di wilayah udaranya selama 48 jam terakhir.
Mayor Jenderal Saud Abdulaziz Al-Otaibi menambahkan serangan Iran telah mengakibatkan “kerusakan material terbatas tanpa korban jiwa.”
“Angkatan bersenjata menegaskan kinerja berkelanjutan mereka dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan efisien, dalam kerangka kesiapan dan persiapan, untuk meningkatkan keamanan nasional dan menjaga keselamatan warga negara dan penduduk,” tambahnya.
Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri India, Randhir Jaiswal, menyerukan agar serangan terhadap kapal dihentikan, setelah tiga warga India tewas dalam serangan AS terhadap satu kapal tanker minyak di Teluk.
Sebelumnya hari ini, Jaiswal mengatakan kepada wartawan bahwa kapal lain, Jalveer, diserang oleh Angkatan Laut AS.
Militer AS mengkonfirmasi pada hari Kamis bahwa mereka telah melumpuhkan kapal tanker minyak ketiga di Teluk Oman semalam.
“Serangan-serangan ini harus dihentikan, dan kami menegaskan kembali seruan kami untuk dialog dan diplomasi guna memastikan kembalinya perdamaian dan stabilitas di kawasan ini secepatnya,” kata Jaiswal.
Ia menambahkan, “Serangan yang sedang berlangsung terhadap kapal-kapal di kawasan ini sangat mengkhawatirkan dan merupakan konsekuensi langsung dari konflik yang sedang berlangsung di sana.”
Sebelumnya kami melaporkan India memanggil wakil kepala misi AS, Jason Meeks, dan menyampaikan “protes keras”.
Baca juga: Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
(sya)
Lihat Juga :