4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Empat dari lima insiden kebencian ras dengan tingkat bulanan tertinggi tercatat antara bulan Juni dan September 2025. “Di balik setiap statistik yang mengejutkan, ada orang atau keluarga yang hidup dalam ketakutan,” kata Patrick Corrigan, direktur Amnesty International Irlandia Utara, pada saat itu.

“Namun terlalu banyak politisi yang menyuarakan misinformasi anti-migran yang menjadi latar belakang serangan-serangan ini, dibandingkan berpihak pada para korban kejahatan rasial.”

3. Minoritas Sayap Kanan ciptakan Ketakutan

Michael Kerr, profesor studi konflik di King’s College London, mengatakan meskipun jumlah perusuh yang terlibat relatif kecil, dampaknya berpotensi sangat serius.

“Minoritas sayap kanan yang kecil namun gigih dapat menciptakan ketakutan dengan sangat cepat, terutama ketika mereka menargetkan komunitas kecil, rentan, dan sudah terpapar,” kata Kerr kepada Al Jazeera.

"Hal ini membuat serangan-serangan tersebut semakin meresahkan. Ini bukan merupakan ekspresi dari keluhan demokrasi yang besar; ini adalah intimidasi rasis yang ditujukan kepada orang-orang yang mempunyai kekuasaan yang sangat kecil."

Tokoh-tokoh anti-imigrasi, termasuk pemimpin Partai Reformasi Nigel Farage dan pemimpin Restore Britain Rupert Lowe, telah menuntut rincian tentang status imigrasi penyerang pada hari Senin. Gavin Robinson, pemimpin Partai Persatuan Demokratik, mendesak pihak berwenang untuk mengekang "imigrasi yang tidak terkendali".

Boutcher mengatakan bahwa terduga penyerang tersebut sebelumnya tidak dikenal oleh Kepolisian Irlandia Utara — menunjukkan bahwa ia tidak memiliki riwayat kejahatan besar.

Sementara polisi mendesak orang-orang untuk tidak membagikan video grafis penusukan tersebut, banyak akun media sosial yang terkait dengan apa yang disebut "patriot" membagikan rekaman tersebut, mendesak orang-orang untuk "memprotes imigrasi massal ke komunitas mereka".

Miliarder teknologi Amerika Elon Musk me-retweet sebuah unggahan oleh aktivis anti-imigrasi Tommy Robinson, yang nama aslinya adalah Stephen Yaxley-Lennon, dengan mengatakan: "Hanya dengan memprotes BERULANG KALI dan KERAS akan ada perubahan!!".

Penusukan pekan lalu di Southampton, yang diduga dilakukan oleh seorang anggota komunitas Sikh Inggris, dimanfaatkan oleh Wakil Presiden AS JD Vance, yang menyalahkan "politik kebencian diri dan invasi massal migran" atas kekerasan tersebut. Pejabat pemerintah Inggris mencatat bahwa pelaku di Southampton bukanlah imigran dan menuduh Vance mencoba "mengintervensi demokrasi kita dan berusaha untuk memicu perpecahan di jalanan kita".

Komunitas Sikh sejak itu melaporkan berbagai insiden pelecehan rasial dan verbal, meskipun Mark Nowak, ayah korban yang berduka, memperingatkan agar kematian putranya tidak digunakan untuk menciptakan "perpecahan, kebencian, atau ketegangan lebih lanjut".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Pengacara Sony Sonjaya...
Pengacara Sony Sonjaya Sayangkan Permohonan JC Ditolak Kejagung
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved