4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Menteri Kehakiman Irlandia Utara Naomi Long pada hari Rabu mengatakan bahwa mereka yang melakukan tindakan kekerasan "memanfaatkan rasa sakit, keprihatinan, dan kemarahan yang tulus" di antara masyarakat dan menyalahkan agitator daring sayap kanan karena memicu ketegangan rasial.

“Ada pihak-pihak yang berniat jahat di Inggris dan di tempat lain yang mungkin sebelumnya kesulitan menemukan Belfast di peta… yang sengaja mendorong orang untuk turun ke jalan,” katanya kepada BBC Breakfast. “Itulah definisi rasisme yang sesungguhnya.”

Kerr, dari King’s College, mengatakan bahwa penguatan materi anti-migran di platform seperti X, telah membantu menciptakan konteks di mana insiden dapat dengan cepat dipolitisasi dan digunakan untuk memicu kemarahan. “Itu tidak berarti setiap peserta secara formal diorganisir oleh sayap kanan ekstrem, tetapi kerangka ideologis jelas dibentuk oleh ekosistem yang lebih luas itu,” katanya.

4. Ada Warisan Konflik Irlandia Utara

Evi Chatzipanagiotidou, seorang dosen antropologi di Queen’s University of Belfast, mengatakan bahwa kekerasan pada hari Selasa juga terkait dengan Konflik Irlandia Utara, sebagaimana konflik sektarian di Irlandia Utara antara tahun 1960-an dan akhir 1990-an dikenal. Perjanjian damai tahun 1998, yang dikenal sebagai Perjanjian Jumat Agung, menghasilkan pakta pemerintahan antara partai-partai terbesar Nasionalis (mereka yang menginginkan Irlandia bersatu) dan Unionis (mereka yang ingin tetap menjadi bagian dari Inggris Raya).

Kerusuhan kekerasan terjadi di daerah-daerah yang telah terdampak oleh kemiskinan ekonomi jangka panjang, pengangguran, dan marginalisasi, kata Chatzipanagiotidou.

“Belum ada hubungan yang terbukti antara kerusuhan tersebut dengan paramiliter [sayap kanan], tetapi para pemuda yang berpartisipasi dalam kerusuhan ini akan menjadi target utama perekrutan kelompok-kelompok tersebut,” kata Chatzipanagiotidou.

“Jadi, proses sejarah dan ideologis lokal bertemu dengan politik sayap kanan global.”

Ia menambahkan bahwa dalam narasi anti-migrasi, perbatasan dengan Irlandia disalahkan sebagai koridor transit bagi para migran, yang kembali memicu ketegangan seputar identitas nasional antara komunitas Katolik dan nasionalis, yang sangat mengidentifikasi diri sebagai orang Irlandia dan mendukung persatuan Irlandia, serta komunitas Protestan dan unionis yang mengidentifikasi diri sebagai orang Inggris dan ingin tetap berada di Inggris.

Kerr, dari King’s College, juga menunjuk pada perpecahan politik dalam eksekutif pembagian kekuasaan sebagai bahaya lebih lanjut. Tanpa persatuan politik, “sayap kanan dapat menggunakan insiden-insiden ini untuk menciptakan perpecahan antara partai, komunitas, dan polisi,” katanya.

“Jika ini berlanjut, ini akan menjadi tantangan besar bagi kepolisian di Irlandia Utara dan dapat memicu kerusuhan yang lebih luas di seluruh Inggris.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Berita Terkini
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved