Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Rabu, 10 Juni 2026 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, serangan di Belfast memicu pertanyaan langsung tentang status imigrasi tersangka, termasuk dari beberapa politisi.
Gavin Robinson, pemimpin Partai Persatuan Demokratik, mendesak pihak berwenang untuk mengekang “imigrasi yang tidak terkendali”, sementara tokoh-tokoh anti-imigrasi, termasuk pemimpin Partai Reformasi Inggris Nigel Farage dan pemimpin Restore Britain Rupert Lowe, menuntut rincian tentang penyerang tersebut.
Kepala Polisi Irlandia Utara Petugas polisi, Jon Boutcher, mengatakan kepada wartawan bahwa tersangka tinggal di Inggris dengan visa lima tahun yang diberikan pada September 2023.
Boutcher mengatakan tersangka diyakini telah melakukan perjalanan dari Sudan ke Paris dan Dublin sebelum mengajukan permohonan suaka di Belfast.
“Tidak ada jejak tersangka ini di basis data keamanan nasional kami, dan dia tidak dikenal oleh Kepolisian Irlandia Utara,” tambahnya.
Para pemimpin partai politik utama Irlandia Utara bersama-sama mengutuk serangan pisau tersebut, menyebutnya "mengerikan" dan mengatakan bahwa "tidak ada tempat di masyarakat kita untuk kebrutalan semacam ini".
Mereka juga menyerukan ketenangan, mengatakan bahwa kerusuhan hanya akan merusak komunitas mereka.
Gavin Robinson, pemimpin Partai Persatuan Demokratik, mendesak pihak berwenang untuk mengekang “imigrasi yang tidak terkendali”, sementara tokoh-tokoh anti-imigrasi, termasuk pemimpin Partai Reformasi Inggris Nigel Farage dan pemimpin Restore Britain Rupert Lowe, menuntut rincian tentang penyerang tersebut.
Kepala Polisi Irlandia Utara Petugas polisi, Jon Boutcher, mengatakan kepada wartawan bahwa tersangka tinggal di Inggris dengan visa lima tahun yang diberikan pada September 2023.
Boutcher mengatakan tersangka diyakini telah melakukan perjalanan dari Sudan ke Paris dan Dublin sebelum mengajukan permohonan suaka di Belfast.
“Tidak ada jejak tersangka ini di basis data keamanan nasional kami, dan dia tidak dikenal oleh Kepolisian Irlandia Utara,” tambahnya.
Para pemimpin partai politik utama Irlandia Utara bersama-sama mengutuk serangan pisau tersebut, menyebutnya "mengerikan" dan mengatakan bahwa "tidak ada tempat di masyarakat kita untuk kebrutalan semacam ini".
Mereka juga menyerukan ketenangan, mengatakan bahwa kerusuhan hanya akan merusak komunitas mereka.
(ahm)
Lihat Juga :