5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran

Minggu, 07 Juni 2026 - 14:25 WIB
loading...
A A A
“Jenis operasi kebebasan navigasi yang coba didorong AS ini [bertujuan untuk] mendiskreditkan kendali monolitik yang diklaim Iran miliki” atas jalur air tersebut, katanya kepada Al Jazeera.

Meskipun belum mencapai terobosan dalam negosiasi dan terjadi baku tembak baru-baru ini di wilayah tersebut, Hudisteanu mengatakan baik Washington maupun Teheran ingin mencapai kesepakatan.

“AS masih menginginkan perubahan perilaku sekarang untuk mendapatkan beberapa keuntungan di kemudian hari, sedangkan Iran menginginkan keuntungan sekarang dan diskusi tentang perubahan perilaku nanti,” katanya.

4. Memicu Perang yang Lebih Luas

Gencatan senjata antara AS dan Iran pada dasarnya telah runtuh dan kawasan ini menuju konflik yang lebih luas, menurut Ali Akbar Dareini, peneliti dan penulis di Pusat Studi Strategis di Teheran.

“Meningkatnya pelanggaran gencatan senjata oleh militer AS semakin mendekatkan kita pada perang skala besar,” katanya kepada Al Jazeera. “Tidak ada gencatan senjata, kita berada dalam perang skala kecil saat ini.”

Menurut Dareini, Iran menginginkan tiga hal.

“Kapal-kapal perlu melewati koridor yang telah ditetapkan Iran untuk memasuki Teluk Persia dari utara Pulau Larak dan keluar di selatan Larak; kedua, membayar biaya untuk layanan yang diberikan Iran; ketiga, kapal tidak boleh membawa kargo yang membahayakan keamanan nasional Iran atau digunakan untuk melancarkan perang melawannya.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Takut dengan Ancaman...
Takut dengan Ancaman Iran, Netanyahu Diam-diam Terbang ke AS Temui Trump
Media Iran Rilis Video...
Media Iran Rilis Video Cara Bunuh Ibu Negara AS Melania Trump, Secret Service Turun Tangan
Mojtaba Khamenei kepada...
Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
Ada Kabar Baik dari...
Ada Kabar Baik dari AS-Iran, Harga Minyak Dunia Rontok 1%
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
Tentara AS Tewas dalam...
Tentara AS Tewas dalam Perang Iran Bertambah Jadi 18 Orang, 624 Luka
Rekomendasi
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
Kapolda Metro Jaya Pimpin...
Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab 22 Pejabat Utama dan Kapolres, Ini Daftarnya
Pramono Yakin Obligasi...
Pramono Yakin Obligasi Daerah Tak Akan Bebani Gubernur Selanjutnya
Berita Terkini
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved