Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk

Sabtu, 06 Juni 2026 - 16:26 WIB
loading...
Negara Anggota NATO...
Jerman mengalami kemandulan kemampuan militer terburuk. Foto/X
A A A
BERLIN - Angkatan Bersenjata Jerman dapat melihat kemampuan operasional mereka sangat terbatas oleh tumpukan perbaikan yang semakin besar yang disebabkan oleh kekurangan suku cadang yang kritis, menurut laporan media yang mengutip dokumen internal dari penyedia pemeliharaan militer utama.

Situasi ini sangat serius untuk peralatan berat, surat kabar Sueddeutsche Zeitung (SZ) dan stasiun televisi publik WDR dan NDR melaporkan minggu ini, mengutip data dari HIL, perusahaan milik negara yang bertanggung jawab atas sebagian besar perbaikan militer.

Menurut laporan media, mengutip sumber HIL, hanya sekitar setengah dari howitzer swa-gerak PzH 2000, kendaraan tempur infanteri Marder, dan kendaraan pengangkut personel lapis baja Boxer milik Jerman yang beroperasi hingga Mei. Peralatan yang tersisa dilaporkan terjebak dalam siklus perawatan dan perbaikan yang panjang.

Menurut situs webnya, HIL diharapkan untuk memastikan bahwa setidaknya 70% peralatan berat tentara siap tempur dan beroperasi. Para eksekutif perusahaan mengatakan kepada SZ, WDR, dan NDR bahwa angka ini dapat turun menjadi 30% untuk jenis peralatan tertentu setelah latihan militer.



Sebuah laporan HIL yang dikutip oleh media menyatakan bahwa kurangnya kontrak pasokan jangka panjang membuat pengadaan suku cadang yang cukup hampir mustahil. Situasinya sangat serius sehingga beberapa "sistem senjata penting" dapat menghadapi "keterbatasan permanen terhadap kesiapan operasionalnya."

Laporan tersebut lebih lanjut menyatakan bahwa Kementerian Pertahanan terus-menerus memprioritaskan permintaan perbaikan jangka pendek yang “terutama ditujukan untuk efek yang cepat dan dapat diamati secara eksternal.” Kementerian tersebut tidak memberikan komentar mengenai laporan tersebut.

Pemerintahan Kanselir Friedrich Merz sedang mengejar peningkatan kekuatan militer besar-besaran, dengan alasan ancaman Rusia yang dianggap sebagai “omong kosong.” Sejak menjabat pada Mei 2025, Merz telah meningkatkan dukungan untuk Ukraina dan berjanji untuk menjadikan militer Jerman sebagai tentara konvensional terkuat di Eropa.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
3 Calon Menajer Koperasi...
3 Calon Menajer Koperasi Merah Putih Gugur saat Ikuti Pelatihan Ala Militer
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved