Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara

Sabtu, 06 Juni 2026 - 17:20 WIB
loading...
A A A
Gencatan senjata yang dimediasi Pakistan disepakati pada 8 April dan telah dipertahankan meskipun terjadi banyak pelanggaran oleh Amerika Serikat dan Israel.

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan menargetkan dua pangkalan udara AS di Kuwait dan fasilitas Armada Kelima AS yang tersisa di Bahrain sebagai tanggapan atas agresi AS terbaru.

Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu pagi, IRGC mengatakan bahwa pada pukul 01:30, empat kapal tanker minyak yang melanggar aturan, yang dihasut dan dipandu oleh tentara Amerika yang agresif dan tanpa koordinasi atau memperhatikan peringatan berulang dari Angkatan Laut IRGC, mencoba untuk keluar secara ilegal dari Selat Hormuz.

Setelah peringatan, salah satu kapal tanker ditargetkan dan dihentikan, dan kapal-kapal lain yang melanggar aturan berbalik arah, katanya.

Menurut pernyataan tersebut, setelah insiden ini, pada pukul 02.30 pagi, drone Amerika menghantam menara telekomunikasi di Pulau Qeshm dan menara lainnya di Sirik dengan dua proyektil.

Ditambahkan bahwa sebagai tanggapan terhadap agresi tentara Amerika, Angkatan Udara IRGC segera meluncurkan rudal balistik ke arah dua pangkalan udara AS di Kuwait, mengidentifikasi salah satunya sebagai Ali Al Salem, serta fasilitas penting yang tersisa dari Armada Kelima AS di Bahrain.

IRGC juga memperingatkan “musuh yang agresif dan pembunuh anak-anak bahwa jika tindakan keji seperti itu diulangi, tanggapannya tidak akan terbatas.”

“Anda akan bertanggung jawab atas konsekuensi penutupan total Selat Hormuz terhadap ekspor minyak dan gas Anda,” tambah pernyataan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Nah, Pentagon Minta...
Nah, Pentagon Minta Anggaran Rp1.426 Triliun untuk Tutupi Biaya Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Berita Terkini
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved