Kapal Induk Nuklir Terbesar AS Gerald R Ford Mundur dari Perang Iran

Kamis, 30 April 2026 - 07:37 WIB
loading...
Kapal Induk Nuklir Terbesar...
USS Gerald Ford, kapal induk bertenaga nuklir terbesar Angkatan Laut AS, dijadwalkan akan mundur dari perang Iran dan pulang ke AS. Foto/US Navy/Mass Communication Specialist 2nd Class Maxwell Orlosky
A A A
TEHERAN - Kapal induk bertenaga nuklir terbesar Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), USS Gerald R. Ford, dijadwalkan akan mundur dari perang Iran yang saat ini sedang dalam fase gencatan senjata. Kapal itu akan meninggalkan Timur Tengah dan pulang ke Amerika dalam beberapa hari mendatang.

The Washington Post, mengutip beberapa pejabat AS, melaporkan bahwa USS Gerald R. Ford—salah satu dari tiga kapal induk AS yang saat ini ditempatkan di Timur Tengah—diperkirakan akan tiba kembali di pelabuhan asalnya di Virginia sekitar pertengahan Mei setelah penempatan selama 309 hari. Penugasan 309 hari itu telah memecahkan rekor, terlama untuk kapal induk AS modern mana pun.

Baca Juga: 3 Kapal Induk AS Bersiap Kepung Iran, Salah Satunya Kapal Terbesar di Dunia

Kepergian USS Gerald Ford akan meninggalkan dua kapal induk Amerika, USS George H.W. Bush dan USS Abraham Lincoln di Laut Arab, tempat Angkatan Laut AS memberlakukan blokade yang menargetkan kapal-kapal yang membawa minyak atau barang dari pelabuhan Iran.

Hengkangnya kapal Ford juga menjadi kabar baik bagi sekitar 4.500 pelaut Amerika yang telah bertugas selama 10 bulan. Kapal tersebut telah menjalani beberapa perbaikan setelah mengalami kerusakan akibat kebakaran di ruang cuci yang melukai beberapa pelaut. Ia juga telah berulang kali mengalami masalah dengan toiletnya. Setelah kembali ke pelabuhan asalnya, kapal Ford diperkirakan akan menjalani perbaikan dan pemeliharaan yang ekstensif.

Pada sidang Kongres hari Rabu, beberapa anggota Parlemen membahas penempatan kapal induk yang diperpanjang, mempertanyakan Menteri Perang Pete Hegseth apakah biaya yang dikeluarkan untuk kapal dan awaknya perlu.

Menjaga kapal Ford di laut begitu lama tidak hanya akan memengaruhi ketersediaannya di masa depan tetapi juga kesiapan kapal perang lainnya karena galangan kapal yang melakukan pemeliharaannya memiliki kapasitas terbatas.

“Saya khawatir tentang USS Ford,” kata Anggota Kongres Gil Cisneros dari Partai Demokrat. “Kompromi apa yang kita buat?”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
Perang Meluas! Militer...
Perang Meluas! Militer Ukraina Serang 2 Kapal Iran di Laut Kaspia, 1 Orang Tewas
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
Nathalie Holscher Minta...
Nathalie Holscher Minta Netizen Stop Hujat Ustaz Syam, Ini Alasannya!
Penyidikan Kasus Bupati...
Penyidikan Kasus Bupati Rejang Lebong Meluas ke Bengkulu, Ini Alasan KPK
Kemarau Meluas, BNPB...
Kemarau Meluas, BNPB Catat Karhutla Melanda 4 Daerah di Jawa Timur
Berita Terkini
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved