Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka

Kamis, 04 Juni 2026 - 15:18 WIB
loading...
Pesawat Nirawak Ukraina...
Ukraina luncurkan serangan pesawat nirawak ke Crimea, wilayah yang dikuasai Rusia. Empat orang tewas dan 10 lainnya terluka. Foto/Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina
A A A
CRIMEA - Setidaknya empat orang tewas dan sepuluh lainnya terluka dalam serangan pesawat nirawak (drone) Ukraina di Crimea, wilayah yang dikendalikan Rusia, pada Kamis (4/6/2026). Serangan tersebut dikonfirmasi Gubernur Crimea yang ditunjuk Rusia, Sergei Aksyonov.

Dalam unggahan di Telegram, Aksyonov mengatakan satu orang tewas dan tiga lainnya terluka selama serangan pesawat nirawak terhadap kereta yang berangkat dari Azovskoye ke Kerch, sebagaimana dikutip Reuters.

Baca Juga: Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!

Menurutnya, ada juga yang merusak beberapa fasilitas non-perumahan di kota Simferopol, menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai tujuh lainnya.

Kota pelabuhan Sevastopol di Crimea, tempat markas besar Armada Laut Hitam Rusia berada, ikut diserang semalam, menurut gubernurnya, Mikhail Razvozhayev.

Kementerian Pertahanan Rusia mengeklaim bahwa 272 drone dicegat dan dihancurkan di beberapa wilayah pada Kamis pagi. Selain Crimea dan perairan Laut Azov dan Laut Hitam, drone-drone ditembak jatuh di wilayah Belgorod, Bryansk, Volgograd, Voronezh, Kursk, Nizhny Novgorod, Orel, Rostov, Ryazan, dan Tambov.

Serangan di Crimea terjadi kurang dari sehari setelah serangan Ukraina terhadap sebuah bus penumpang yang sedang dalam perjalanan dari Moskow ke Simferopol saat melewati Republik Rakyat Donetsk. Delapan warga sipil tewas dan 11 lainnya terluka dalam apa yang sedang diselidiki oleh pihak berwenang Rusia sebagai tindakan "terorisme".

Rusia merebut dan mencaplok Crimea pada tahun 2014—jauh sebelum invasi skala penuhnya ke Ukraina pada tahun 2022—setelah protes publik mendorong presiden yang pro-Moskow untuk melarikan diri dari Ukraina.

Para pemimpin di wilayah tersebut telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi kekurangan bahan bakar setelah kampanye serangan Ukraina yang semakin intensif terhadap target industri minyak, beberapa di antaranya berada jauh di dalam wilayah Rusia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Masih Trauma, Iran Belum...
Masih Trauma, Iran Belum Percaya kepada AS meski Segera Teken Perjanjian Damai
Rekomendasi
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Berita Terkini
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved