7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir

Kamis, 04 Juni 2026 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Dikembangkan oleh insinyur Inggris Barnes Wallis, bom pantul dirancang untuk melompat di atas air seperti batu yang dilemparkan di danau. Ini memungkinkan bom tersebut untuk menghindari pertahanan bawah air yang melindungi bendungan Jerman.

Senjata ini terkenal digunakan selama Serangan Dambusters tahun 1943, di mana pesawat-pesawat pembom Inggris menyerang bendungan-bendungan penting di Jerman. Misi tersebut menunjukkan bagaimana rekayasa kreatif dapat memecahkan tantangan militer yang tampaknya mustahil.

3. Pesawat Tempur Jet Me 262

Jauh sebelum perjalanan jet menjadi umum, Jerman memperkenalkan Me 262, pesawat tempur bertenaga jet operasional pertama di dunia.

Pesawat ini dapat terbang jauh lebih cepat daripada pesawat tempur Sekutu, sehingga sangat sulit untuk dicegat. Pilot sering menggambarkannya sebagai sesuatu yang terasa seperti sekilas pandang ke masa depan.

Meskipun datang terlambat dan dalam jumlah yang terlalu sedikit untuk mengubah hasil perang, Me 262 memengaruhi pengembangan hampir setiap pesawat tempur jet modern yang mengikutinya.

4. Kapal Selam Tipe XXI

Kapal selam sudah menjadi ancaman besar selama Perang Dunia II, tetapi kapal selam Tipe XXI Jerman mewakili lompatan besar ke depan.

Tidak seperti kapal selam sebelumnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di permukaan, Tipe XXI dirancang untuk beroperasi terutama di bawah air. Baterai yang ditingkatkan memungkinkannya untuk tetap terendam dalam waktu yang jauh lebih lama, sehingga lebih sulit dideteksi.

Banyak ahli menganggapnya sebagai kapal selam modern pertama yang sesungguhnya, dan desainnya memengaruhi angkatan laut di seluruh dunia setelah perang.

5. Bom Berpemandu Bat

Senjata berpemandu presisi umum digunakan saat ini, tetapi asal-usulnya dapat ditelusuri kembali ke Perang Dunia II.

Amerika Serikat mengembangkan Bat, bom berpemandu radar yang mampu melacak target sendiri setelah diluncurkan. Setelah dilepaskan, bom tersebut tidak memerlukan bantuan lebih lanjut dari pesawat yang membawanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Berita Terkini
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved